LampuHijau.co.id - Patuh terhadap protokol kesehatan adalah satu upaya pencegahan penularan virus Corona. Salah satunya memakai masker dalam segala kegiatan. Bahkan masker juga harus tetap dipakai ketika melakukan foto bersama. Demikian himauan Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo. "Toko-tokoh publik hendaknya bisa menjadi figur untuk menjadi panutan dimana pun berada. Saat ketemu dengan siapa saja ya usahakan masker jangan dilepas, bisa saja kita pakai masker dari pagi tidak pernah lepas, ketika ketemu seseorang di foto akhirnya fotonya beredar," kata Doni, Rabu (16/9/2020).
Karena itu Doni meminta agar hal itu menjadi budaya, untuk selalu mengikuti ketentuan agar saat berfoto dan sebagainya juga jangan sampai lepas masker. Diulangi lagi oleh Doni bahwa pandemi masih panjang. Jika vaksin Corona pun nantinya ada tidak serta merta akan bebas dari COVID-19. Karena itu masyarakat diminta terus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Baca juga : Banyak Keganjilan, Advokat Gugat Pemilihan Ketum DPN Peradi RBA
"Saya katakan kita tidak akan pernah tahu kapan Covid-19 akan berakhir. Jadi kita jangan sampai menganggap dengan adanya vaksin dan juga dengan adanya obat covid akan berakhir, belum akan berakhir, lalu kapan? Tidak tahu wallahualam bishawab hanya Allah yang mengetahuinya," sambungnya.
Sejak 6 bulan terakhir, lanjut Doni, angka penularan terus meningkat. Bahkan bagi kelompok rentan dengan penyakit bawaan, mengidap COVID-19 akan semakin memperburuk keadaan. Doni mengatakan saat ini pemerintah akan gencar melakukan testing dan tracing dan mengejar target WHO. Selain itu pihaknya juga akan memenuhi kebutuhan APD dan melakukan sosialisasi terkait bahaya Corona ke masyarakat.
Baca juga : Ketua MPR Bereaksi Masalah Preman Diberdayakan Polisi
"Kebutuhan reagen kita sudah Alhamdulillah sudah bisa terpenuhi, Insya Allah bisa berjalan dengan baik. Kemudian testing tadi sudah dilaporkan memang masih di bawah standar WHO, tetapi secara bertahap kita upayakan bisa mendekati ketentuan yang ada," ujarnya.(LHTJ)