115 Dokter Gugur di Tengah Pandemi 

Kualitas Pelayanan Kesehatan Bagi Rakyat Akan Semakin Turun

Selasa, 15 September 2020, 15:20 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Banyaknya dokter di Indonesia yang meninggal dalam menghadapi pandemic Covid-19 ini akan berdampak pada menurunnya pelayanan kepada rakyat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Mitigasi PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Adib Khumaidi. Menurutnya jumlah dokter di Indonesia saat ini terendah kedua di Asia Tenggara yaitu sebesar 0,4 dokter per 1.000 penduduk. "Artinya, Indonesia hanya memiliki 4 dokter yang melayani 10.000 penduduknya. Rasio dokter spesialis juga rendah, sebesar 0,13% per 1.000 penduduk," kata Adib, Senin (14/9/2020). 

Berita Terkait : Gigih di Tengah Pandemi, Perjuangan Indri Gerakkan Roda Ekonomi Keluarga


Terkini, jumlah dokter yang meninggal dunia di tengah pandemi Covid-19 berdasarkan data terakhir, jumlah angka kematian pada dokter sebanyak 115 orang. "Sebanyak 115 dokter dengan asumsi 1 dokter melayani 2.500 maka menggambarkan rakyat Indonesia sebanyak hampir 300 ribu akan kehilangan pelayanan dari dokter," ujarnya.

Berita Terkait : Di Tengah Pandemi Corona, Ancol Ajak Warga Olahraga untuk Tingkatkan Imun


Apalagi, kata dia, ditambah dengan meninggalnya dokter spesialis yang saat ini masih dirasakan kurang di Indonesia . Adib menilai bahwa dokter merupakan aset bangsa, investasi. Terlebih, untuk menghasilkan dokter dan dokter spesialis itu tidak mudah dan berbiaya tinggi. "Kehilangan dokter tentunya akan dapat berakibat menurunnya kualitas pelayanan bagi rakyat Indonesia," tutur dia.
 
Oleh karena itu, ia memandang perlu adanya ketegasan pemerintah untuk membuat langkah-langkah kongkret dalam upaya perlindungan dan keselamatan bagi para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Upaya kongkret melalui pembentukan Komite Nasional Perlindungan dan Keselamatan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan yang bertugas mengintegrasikan seluruh stakeholder kesehatan untuk fokus dalam upaya perlindungan dan keselamatan serta upaya-upaya pengawasannya ."Kebutuhan dokter tentunya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi organisasi profesi dan perhimpunan-perhimpunan spesialis untuk tetap dapat menjamin proporsi pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal