LampuHijau.co.id - Pasangan suami-istri (pasutri) Suyitno alias Dul (66) dan Sapati (67) memanen buah timun suri yang ditanamnya, di Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, kemarin. Timun suri ini sengaja ditanamnya di lahan seberang Museum Bahari sejak 2017 lalu.
Sang istri, Sapati (67), mengatakan, timun suri sudah dipanen sebanyak dua kali sejak pertama kali ditanam. Tanama ini sengaja ditanam beberapa bulan menjelang sulan suci Ramadhan.
"Mulai tanam tahun 2017. Awalnya cuma dua pohon karena sedikit bibitnya yang dikasih tetangga. Terus bijinya dibibitin lagi. Tanamnya sebelum bulan puasa," kata Sapati, Kamis (18/4/2019).
Baca juga : Jelang HUT DKI ke-492, Kampung Akuarium Bebenah
Dalam beberapa pekan terakhir, diakuinya, panen timun suri dilakukan hampir setiap hari. Meski tak pernah menghitung jumlah buah yang dipanen, namun buah timun suri yang dipanen selalu habis dibeli warga. Bahkan tak sedikit pejabat yang membeli langsung dari lahan tanam.
"Hampir setiap hari ada saja buah yang dipanen. Ngga pernah dihitung berapa banyak. Tapi selalu habis dibeli," ungkapnya.
Tahun lalu, dia menceritakan, hasil panen timun suri dapat mengantarkannya sekeluarga mudik lebaran ke kampung halaman, di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Bahkan hasil panen masih tersisa, lalu digunakan untuk membeli baju lebaran hingga ongkos kembali ke Jakarta.
Baca juga : Wawali Jakut: Abnon Harus Jadi Panutan Bagi Generasi Milenial
"Tahun lalu kalau tidak salah dapat lebih dari Rp3 jutaan. Sekarang mudah-mudahan bisa lebih banyak dapat hasilnya, karena tanaman timun suri sudah lebih banyak. Maunya sih buka kios di depan sana (Jalan Pakin) selama puasa nanti," jelasnya.
Sementara, Lurah Penjaringan Depika Romadi menambahkan, warga berinisiatif memanfaatkan lahan kosong di sekitaran Kampung Akuarium. Pembinaan terkait tata cara penanaman pun sudah diberikan kepada warga, baik dari aparatur kelurahan, kecamatan, dan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP).
"Termasuk penyediaan bibit tanaman lainnya. Saat ini juga sedang digalangkan tanaman hidroponik," tutupnya. (Sep)