LampuHijau.co.id - Pengumuman penutupan loket Unit Pengelola Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPTSP) Jakarta Selatan selama dua hari dari tanggal 7-8 September 2020, memantik curiga warga yang mengurus perizinan. Muncul dugaan, pengumuman yang ditempel di depan pintu masuk loket PTSP itu, karena ada petugas yang terpapar Covid-19.
“Senin-Selasa loket PTSP tutup. Kayaknya ada (petugas) yang positif Covid,” kata Mujiono, pemohon IMB warga Pasar Minggu, saat ditemui di kantor Walikota Jakarta Selatan, Senin (7/9/2020).
Baca juga : Paket Pangan ACT Sangat Membantu Warga Pasuruan
Dia menyatakan, penutupan loket dan pelayanan dialihkan dengan system daring atau online baru kali ini terjadi. Selama pandemic Covid melanda Ibu Kota, layanan PTSP berjalan seperti biasa. “Alasan tutup di pengumuman sih karena sterilisasi. Tapi kok nyemprot cairan disinfektan sampai berhari-hari," sindirnya.
Kepala Seksi Komunikasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Renaldi mengaku, penutupan loket PTSP Jakarta Selatan selama dua hari karena adanya steriliasi ruangan dan loket pelayanan. “Jadwal penyemprotan disinfektan biasanya,” kata dia.
Baca juga : Wali Kota Jaksel Apresiasi Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19
Renaldi mengatakan, selama pandemi Covid, pihaknya rutin melakukan penyemprotan pada loket dan ruangan kerja. Penyemprotan dan steriliasi ruangan tersebut sesuai protokol pencegahan Covid 19.
"Kita emang kan kalau penyemprotan ngikutin jadwal Damkar. Jadi, kadang hari kerja. Soalnya cari jadwalnya susah,” kata dia. (RBN)