LampuHijau.co.id - Berderet program diluncurkan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di masa pandemi Covid-19. Tak hanya program di bidang penanggulangan dampak virus Corona secara langsung, program dari sisi ekonomi warga juga ada. Terutamanya bagi warga prasejahtera yang kehidupan ekonominya sangat terdampak.
Kali ini, ada program Wakaf Modal Usaha Mikro dari Global Wakaf-ACT. Program ini diperuntukkan mereka para pelaku usaha kecil yang kesulitan modal usaha, di masa pandemi saat ini.
Tak sekadar mengembangkan usaha para pelaku usaha mikro, program yang diluncurkan pada Rabu (19/8/2020) di Kantor Pusat ACT, di Menara 165 Jakarta Selatan, juga bertujuan membebaskan para pelaku usaha dari hutang dan riba.
Baca juga : Sholat Idul Adha Sesuai Protokol Kesehatan Ditengah Pandemi Covid-19
Novia, pedagang nasi uduk di bilangan Jakarta Timur menjadi salah satu penerima manfaat Wakaf Modal Usaha Mikro yang diinisiasi Global Wakaf-ACT. Ibu tiga anak ini mengaku, sempat menggunakan jasa pinjaman online dengan bunga untuk mendapat modal usahanya.
Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ACT, kini ia yang menjadi tulang punggung keluarga, bisa membantu sang suami dalam pemenuhan kebutuhan keuangan keluarga.
Dikutip dari news.act.id, Jumat (28/8/2020), Novia mengaku penghasilan sang suami tidak seberapa. Pasalnya, suaminya hanya berjualan helm dengan sistem bagi hasil dengan pemilik. Bahkan sebelumnya, suaminya tidak memiliki pekerjaan.
Baca juga : Wali Kota Bekasi Fasilitasi Wifi Gratis untuk Pelajar di Masa Pandemi
"Maka itu, saya jualan nasi uduk. Dulu, untuk awal dagang saya pakai pinjaman online. Hanya sekarang modalnya sudah habis," tuturnya kepada ACT News.
Ia pun sangat bersyukur dengan adanya bantuan modal bagi pelaku usaha kecil dari ACT tanpa riba. Tekadnya pun kuat untuk terus berusaha lebih giat.
"Insya Allah, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan usaha dan mengembalikan modal dalam waktu enam bulan," ujarnya.
Sementara, dijelaskan Wahyu Nur Alim dari Tim Global Wakaf-ACT, Novia adalah salah satu pelaku usaha ultra mikro yang beberapa bulan lalu telah mendapat sedekah modal usaha melalui program Sahabat Usaha Mikro (Sahabat UMI). Lalu, Novia yang masih ingin mengembangkan usahanya kembali mendapat bantuan dari Wakaf Modal Usaha Mikro.
"Dilanjut dengan program Wakaf Modal Usaha Mikro, Ibu Novia ingin menambahkan menu dalam satu porsi nasi yang tentu akan menambah peminat para pembeli. Beliau juga akan menambah peralatan-peralatan sebagai penunjang usaha agar lebih mudah mengelola," tandasnya. (YUD)