Satpas SIM Polda Metro Rutin Razia Calo dan Protokol Kesehatan

Selasa, 18 Agustus 2020, 16:54 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Satpas SIM Daan Mogot rutin melakukan razia mulai dari calo sampai protokol kesehatan bagi pengunjung, dalam rangka meningkatkan pelayanan yang prima untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan. Walau saat ini belum ada petugas Satpas SIM yang positif, namun petugas tidak terlena.

Petugas menyisir sejumlah kawasan Daan Mogot, mulai dari pelaksanaan ujian kesehatan, lokasi fotokopi, kantin, hingga ruang tunggu di sejumlah lokasi.

“Ini sebenarnya rutin mas. Memang kita akui ada beberapa yang tidak menggunakan masker dan mengabaikan jaga jarak,” kata Kasie SIM Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin, Selasa (18/8/2020).

Baca juga : Buka di Masa New Normal, Green Sedayu Mall Terapkan Protokol Kesehatan

Hedwin menjelaskan, sidak semacam rutin dilakukan sehari dua kali, yakni saat pagi dan siang hari. “Alhamdulillah, sampai dengan sekarang, kami juga akan terus secara konsisten menerapkan protokol kesehatan ini terutama di bidang layanan SIM,” ucapnya.

Dalam sidak dijumpai beberapa masyarakat yang tidak menggunakan masker, lalu mendapat teguran dan langsung diberikan masker oleh petugas. “Saya lupa bawa masker pak,” jawab salah satu warga di lokasi Satpas SIM Daan Mogot.

Petugas kemudian mengimbau mereka yang duduk berdempetan untuk menjaga jarak, sesuai garis pembatas yang tertempel di kursi.

Baca juga : Amankan Perayaan Idul Adha, Polda Metro Jaya Kerahkan 3.327 Personel

Jauh sebelum pelayanan hal ini dilakukan, Hedwin menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan beberapa protokol kesehatan mulai dari mencuci tangan sebelum masuk kawasan dan melewati bilik disinfektan. Setelah itu, petugas bagian depan akan mengecek suhu tubuh. Bagi mereka yang bersuhu di atas 37 derajat dilarang masuk.

“Kemudian, di area dalam diberikan sekat antara masyarakat dan petugas dan pada saat menunggu, antri ini juga sudah ada aturan jarak baik itu tempat duduk maupun lokasi antrean saat berdiri,” tuturnya.

Selain itu, saat melaksanakan teori, foto, dan ujian praktik. Pihaknya telah membatasi jumlah pengunjung menjadi 50 persen. Di sana pun handsanitizer dan westafel portabel terpasang. Selanjutnya, dengan sistem e drivers membuat petugas dan pemohon tak lagi melakukan pertemuan.

Baca juga : Pembuatan SIM Buka 24 Jam, Polres Metro Bekasi Kota Raih Penghargaan Promoter Reward Lemkapi

Sedangkan untuk kendaraan, petugas melakukan pembersihan rutin disinfektan sebanyak tiga kali pada pagi, siang, dan sore. (DIR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal