Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Minus 8,4 Persen Anies Dibayangi Gelombang PHK

Kamis, 13 Agustus 2020, 08:01 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pertumbuhan ekonomi khususnya di Jakarta mengalami kontraksi yang cukup tajam. Hal ini dikarenakan, Ibukota dihantam kasus virus corona baru (Covid-19) yang sangat tinggi sehingga laju perekonomian melambat. Diketahui pertumbuhan ekonomi Jakarta terjun bebas di angka minus 8,4 persen. Sebagai barometer ekonomi nasional, maka tentu saja pengaruhnya terhadap perekonomian nasional jadi sangat signifikan.

Baca juga : Penyebaran Corona Masih Tinggi, Pakar Minta Anies Pertahankan PSBB Transisi

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan action mengingat bahaya resesi ada di depan mata "Perlu kerjasama antara Pempov dengan Pempus. Butuh sinergitas. Jangan jalan sendiri-sendiri," ujar Ujang kepada wartawan kemarin.

Baca juga : Corona Jakarta Makin Parah, Anies Disarankan Kembali Tutup Bioskop

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini khawatir, kalau hal ini terus di diamkan maka akan terjadi gelombang pengangguran di Ibukota. Ujang juga meminta agar Menteri Keuangan dapat mengucurkan anggaran untuk membantu daerah terdampak dalam pemulihan ekonomi. "Pemerintah pusat juga jangan main sendiri. Sehingga karena ada faktor politik, lalu tak membantu Pemprov DKI Jakarta," pungkas Ujang.(DRI)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal