LampuHijau.co.id - Di masa pandemi Covid ini, kemendikbud melaksanakan Pendidikan jarak jauh. Otomatis orangtua murid harus menyediakan handphone dan yang terpenting adalah kuota internet. Yang kemudian menjadi permasalalahan, banyak orangtua murid yang tidak mampu. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta untuk menyediakan teknologi untuk bertukar data secara nirkabel atau WiFi gratis guna mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tersebut. "Ini harus dipikirkan Pemprov DKI, WiFi gratis untuk orang-orang miskin dan tidak mampu untuk anak mereka belajar," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim.
Baca juga : Demo Pekerja Hiburan Malam, Gea: Pemprov DKI Janji Beri Izin Kembali Beroperasi
Menurut politikus PAN itu WiFi gratis diperlukan khususnya bagi warga-warga di pemukiman padat penduduk. Tidak hanya itu, ia menilai WiFi gratis itu menjadi urgensi karena pandemi COVID-19 berdampak sangat besar terhadap kegiatan perekonomian di Ibu Kota termasuk warga dengan status ekonomi rendah. "Ini (PJJ) menjadi persoalan baru, karena sekarang masyarakat itu susah ekonominya. Ada tuntutan daring untuk sekolah anaknya dan harus beli paket setiap hari," ujar Lukmanul.
Baca juga : PAN Kritik Bansos Pemprov DKI Tak Penuhi Asupan Gizi
Ia mengharapkan Pemprov DKI dapat mengajak penyedia jasa internet dalam pengadaan WiFi tak berbayar itu di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau masyarakat seperti di pos khusus di RW/RT atau di masjid-masjid. Lukmanul sebenarnya akan menyampaikan ide tersebut dalam rapat komisi A bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI. Namun rapat juga tertunda karena Gedung DPRD di Jalan Kebon Sirih ditutup setelah ditemukannya kasus COVID-19.
Baca juga : Bantu Warga Terpapar Corona, Tunjangan PNS DKI Dipangkas Hingga 50 Persen
Lukmanul menyampaikan usulannya tersebut kepada awak media dan berharap ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI Jakarta. "Saya di Komisi A akan fokus untuk memperjuangan bagaimana WiFi di masyarakat bisa gratis," ujarnya.(MW)