Brigjen Prasetijo Utomo Ngaku Tidak Terima Uang Sepeser Pun dari Joko Tjandra

Jumat, 24 Juli 2020, 19:39 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Brigjen Pol Prasetijo Utomo akhirnya resmi menunjuk Petrus Bala Pattyona dan rekan sebagai penasihat hukumnya, dalam kasus pembuatan surat jalan untuk buronan kasus cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, Jumat (24/7/2020). Surat Kuasa tersebut tercatat dengan Nomor 035/SK-PBP/VII/2020.

Hal itu dibenarkan Petrus Bala Pattyona saat dikonfirmas wartawan, Jumat (24/7/2020). "Benar, hari ini saya ditunjuk Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai Pengacaranya dalam kasus Surat Perjalanan Djoko Tjandra," kata Petrus, Jumat (24/7/2020).

Menurut Petrus, kliennya mengaku tidak menerima uang sepeser pun dari Tjoko Tjandra, terkait surat jakan itu, juga baik selama di Jakarta maupun di Kalimantan. Hal tersebut kata Petrus bisa dibuktikan dengan dilacak di ponsel atau rekening pribadi Brigjen Prasetijo Utomo.

Baca Juga : BPJSTK Cabang Kebon Sirih Targetkan Penyerahan Data ke Kemenaker Rampung Pekan Ini

"Klien saya tak pernah terima uang sepeser pun. Bisa dilacak di WA-nya atau rekeningnya," tegas Petrus.

Petrus menjelaskan bahwa pertemuan kliennya dengan Joko Tjandra diatur oleh Anita Dewi Anggreini Kolopaking selaku pengacara Joko Tjandra. Bahkan, kata Petrus, Anita melobi interpol untuk mencabut Red Notice, Joko Tjandra.

"Jadi semua ini diatur Anita. Ia yang awalnya melobi interpol untuk cabut Red Notice. Ia bersama Jaksa perempuan yang namanya sudah beredar ke Kuala Lumpur ketemu Joko Tjandra, segala urusan Joko Tjandra di Jakarta, Anita yang atur," beber Petrus.

Baca Juga : Gigih di Tengah Pandemi, Perjuangan Indri Gerakkan Roda Ekonomi Keluarga

Menurut Petrus, kliennya hanya menerbitkan surat jalan untuk Joko Tjandra. "Klien saya itu di muaranya saja, buat surat perjalanan. Awal terbongkarnya ini dari interen Kejagung, lalu digoreng di DPR hingga Bareskrim beraksi," katanya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mencopot Brigjen (Pol) Prasetyo Utomo dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. Prasetyo dinilai telah menyalahgunakan wewenangnya dengan mengeluarkan surat jalan untuk buron Joko Tjandra atau Joko Soegiarto Tjandra.

Selain dipecat, Brigjen Prasetijo Utomo juga dilaporkan dengan ancaman pidana tindak pemalsuan surat dan seorang pejabat yang dengan sengaja membiarkan orang yang dirampas kemerdekaannya melarikan diri dan atau melepaskannya. (DIR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal