LampuHijau.co.id - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengajak warga Kota Bekasi untuk bijak dalam mengelola sampah rumahan. Hal tersebut dikatakan Tri saat membuka Diskusi Kota Bekasi Bersih di Pasar Alam, Perumahan Vida, Kecamatan Mustika Jaya, Sabtu (13/4/2019).
“Saya ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sampah, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan. Salah satunya dengan memisahkan antara sampah basah dan sampah kering serta mendaur ulang sampah sebagai barang yang bermanfaat,” tutur pria yang akrab disapa Mas Tri.
Baca juga : Chris Smaling Ngaku Bersalah Sudah Bikin Messi Berdarah
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tumpukan sampah akan menimbulkan bau yang tak sedap dan pemandangan yang kumuh. “Memilah sampah juga bagian dari ibadah, karena meringankan beban petugas kebersihan, sehingga saat diangkut ke truk sampah petugas tidak lagi memilah mana sampah organik dan anorganik. Saling membantu itu harus jadi budaya,” katanya.
Jika masyarakat gagal dalam mengelola sampah, kehidupan akan terganggu. Selain memenuhi darat, sampah juga banyak ditemukan di laut. “Kalau tidak ada yang peduli, Indonesia bisa jadi tempat sampah terpanjang di dunia, karena hobi buang sampah di manapun,” jelas Tri.
Baca juga : Di Tangerang Nabung Sampah Bisa Jadi Emas, Mau???
Ia berharap, pengelolaan sampah di Kota Bekasi bukan semata menjadi pekerjaan institusi yang membidangi. Tetapi masyarakat juga memiliki kewajiban yang sama dalam mengelola sampah, sehingga impian untuk menjadi Kota yang bersih bisa terwujud.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bekasi Community Connection juga dihadiri oleh komunitas-komunitas di Kota Bekasi, Aparatur Pemerintah Kota Bekasi, dan para praktisi pemerhati lingkungan. (DIR)