LampuHijau.co.id - Warga Kampung Sawah Balong RT 006 RW 03, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat protes penutupan akses jalan di Komplek Perumahan Intercon. Pasalnya, warga menilai, dengan ditutupnya akses jalan tersebut maka akan menghambat perekonomian warga setempat. Terlebih ada sekolah dan tempat ibadah atau masjid yang berlokasi di dalam komplek Perumahan Intercon.
Sebelumnya, lantaran pandemi Covid-19, pihak pengelola perumahan real estate tersebut memberlakukan buka-tutup jalan akses ke dalam perumahan dengan menggunakan portal besi. Terdapat dua akses jalan yang mengalami penutupan.
Baca juga : Dame: Warga Kolang Jabodetabek Bantu 70 Lansia dan Warga
Salah seorang warga bernama Rudi mengatakan, pihak Intercon tidak melalui musyawarah kepada warga. Dan tiba-tiba langsung menetapkan buka-tutup akses jalan menuju perumahan.
"Kalau memang benar-benar akses jalan warga diportal, kami warga Kampung Sawah Balong akan melakukan perlawanan. Karena dengan penutupan tersebut, akan menghambat perekonomian warga sekitar," kata Rudi di Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Baca juga : Rumah Kreatif dan Inovasi Kampung Bahari Jadi Percontohan Internasional
Sementara, warga lain bernama Nando, pengusaha bengkel motor mengaku, sejak penutupan akses jalan Perumahan Intercon penghasilannya menurun drastis. Dirinya pun meminta penutupan akses jalan tersebut dibuka kembali.
"Kami juga meminta agar pihak Kelurahan Srengseng dan Kecamatan Kembangan membantu kami untuk meminta ke pihak Perumahan Intercon agar membuka portal tersebut," imbuhnya. (ULI)