LampuHijau.co.id - Dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 diperlukan kerja sama semua pihak. Caranya, antara lain dengan rapid test maupun swab test.
Ini perlu dilakukan agar diketahui siapa saja yang reaktif atau yang terpapar virus mematikan tersebut. Kemudian, bisa diambil langkah konkret. Hal positif inilah yang dilakukan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PJLP/Honorer Pemerintah Kota Jakarta Barat. Mereka menjalani rapid test di halaman parkir kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020).
Baca juga : Pulihkan Ekonomi Akibat Covid-19, Pemprov DKI Libatkan Bank DKI Bantu Bangkitkan UKM
Lebih positif lagi, rapid test massal ini terselenggara atas kerja sama antara Badan Intelijen Negara (BIN) dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar). Lebih istimewa lagi dari rapid test ini, apabila ada peserta yang reaktif maka akan menjalani test swab di lokasi yang sama.
Pemantauan di lapangan, BIN menyediakan dua unit mobile laboratorium untuk test swab. Artinya, hasilnya bisa didapat secepatnya.
Baca juga : Selama Pandemi Covid-19, 2,4 Juta KK di Jakarta Kesulitan Kebutuhan Pokok
Mayjen (Purn) Neno, yang memimpin rombongan dari BIN menjelaskan, kerja sama ini penting untuk mempercepat penekanan penyebaran Covid-19, khususnya di Kantor Walikota Jakbar.
Sementara, Pemkot Jakbar juga menurunkan tim dokter yang diambil dari perwakilan-perwakilan rumah sakit yang ada di Jakarta.
Baca juga : Jelang Ancol Dibuka 20 Juni, Pengelola Gelar Rapid Test untuk Karyawan
Kasudin Kominfo Jakbar Christian kepada wartawan menjelaskan, rapid test ini telah menjadi program Pemko Jakbar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Kami merencanakan, test ini berlangsung selama dua hari. Hari ini dan besok. Jumlah yang ikut rapid test juga banyak," ujar Christian. (ULI)