LampuHijau.co.id - Rapat kerja (raker) antara Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan PT Pembangunan Jaya Ancol ditunda. Rapat ditunda karena Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati tak hadir. Pantauan di lapangan, raker yang digelar di ruang rapat Komisi B, Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (7/7), dipimpin Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz. Terlihat pula Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali dalam ruang rapat.
"Karena ibu asisten tidak hadir, maka rapat kita tunda besok (8 Juli 2020) pukul 13.00 WIB," ujar Aziz saat rapat kemarin.
Baca juga : Banjir di Jakarta, Perjalanan KA Jarak Jauh Alami Keterlambatan
Aziz juga meminta agar Sri hadir di rapat besok. "Kami minta ibu Sri untuk bisa hadir besok, ya," ucapnya.
Anggota komisi B, Taufik Zoelkifli merasa ketidakhadiran beberapa pejabat DKI justru merendahkan dewan. "Itu mohon maaf merendahkan kami juga. Jadi perlu ketegasan juga bisa hotline dari ketua komisi pada bu asisten," jelas dia.
Baca juga : NasDem DKI Jakarta Tak Masalah Anggotanya Gadaikan SK
Anggota lain, Adi Kurnia Setiadi, menilai pembahasan rapat hari ini penting. Komisi B menggelar rapat untuk membahas evaluasi kinerja 2019 dan rencana kerja 2020 PT Pembangunan Jaya Ancol. Salah satu yang ingin ditanyakan soal reklamasi Ancol."Masalah Ancol ini kan masalah yang sedang urgensinya sangaet menarik di publik. Saya ada konstituen di masyarakat, konstituen bertanya," ucap dia.
Selain Sri, dalam rapat itu turut mengundang Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Faisal Syafruddin, Inspektorat DKI Michael Rolandi, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nasruddin Djoko Surjono. Hanya Faisal yang menghadiri rapat. Sementara lainnya diwakili. Sekretaris Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga meminta agar seluruh pejabat hadir.(DRI)