LampuHijau.co.id - Dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-74, Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) bekerja sama dengan Korps Brimob membagi-bagikan paket sembako kepada masyarakat di Penjaringan, Jakarta Utara. Semenjak PSBB, Perempuan Tangguh Indonesia telah mendirikan dapur umum, bersama dengan Brimob, TNI dan Yayasan Sekar Ayu Jiwanta
Aktivis Perempuan Sinda Sutadisastra mengatakan dapur umum Perempuan Tangguh Indonesia berdiri ketika Pemprov DKI menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh DKI Jakarta.
"Kami mendirikan dapur umum di Gedung Altama, Penjaringan," kata Sinda Sutadisastra, Kamis (2/4/2020).
Waktu di masa penerapan PSBB warga tidak diperbolehkan adanya kegiatan yang melibatkan banyak orang, karena alasan tersebut Perempuan Tangguh Indonesia mempercayakan kepada Polri yang diwakili oleh Brimob dan TNI untuk mendistribusikan sembako dan makanan kepada masyarakat.
Baca juga : Perayaan HUT Bhayangkara di Mesuji, Warga Serahkan 137 Pucuk Senpira ke Polisi
"Menyiasati kondisi seperti itu Perempuan Tangguh Indonesia meminta bantuan kepada Polri dan TNI untuk menyalurkan bantuan kepada warga Penjaringan yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan," jelasnya.
Kini, pasca penerapan PSBB dan jelang New Normal, Perempuan Tangguh Indonesia bisa terlibat lebih maksimal di dapur umum dengan menugaskan anggota-anggotanya. Ia berharap kehadiran dapur umum dan bantuan sembako dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Sinda Sutadisastra mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-74 ini dilakukan dengan rasa keprihatinan dan kepedulian sesama anak bangsa.
"Dalam situasi pandemi virus Covid-19 (Corona) seperti sekarang ini kami ingin berbagi dengan masyarakat di Penjaringan yang terdampak secara sosial ekonomi dengan mendirikan dapur umum dan bagi-bagi sembako," jelasnya.
Baca juga : HUT Bhayangkara Ke-74, Menteri Edhy: Semakin Melayani
Tak hanya di Penjaringan saja, Sinda menyebutkan, PTI juga memberdayakan potensi-potensi ekonomi masyarakat dari daerah lain. Diketahui, Perempuan Tangguh Indonesia membeli berbagai bahan sembako yang dibagi-bagikan itu dari para petani di wilayah Cipanas, Jawa Barat.
"Kami juga membeli hewan ternak dari peternak di Tangerang dan nelayan di Pantura," tuturnya.
Sinda Sutadisastra, mengucapkan terima kasih terhadap Polri dan TNI yang telah membantu kegiatan sosial ini. Menurutnya, keterlibatan dua instansi tersebut sangat membantu ketika akan menentukan daerah atau masyarakat mana di Penjaringan yang harus dibantu.
"Dengan begitu bantuan akan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan," ucap Sinda.
Baca juga : Hari Bhayangkara, Polres Majalengka Berikan SIM Gratis Kepada 24 Warga
Wadanyon B Resimen I Pasukan Pelopor Korbrimob Polri AKP Bayu Arswendo mengatakan yang juga selaku Kaposko Dapur Umum Brimob di Muara Baru, Penjaringan mengatakan Posko Dapur Umum Korbrimob Polri ini sebagai wujud bakti Polri kepada masyarakat Indonesia terutama yang Terdampak Covid-19.
"Kita harus bahu membahu menghadapi pandemi Covid-19, Polri dan TNI bersama-sama masyarakat telah melakukannya," ucap Bayu.
Ia pun memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Perempuan Tangguh Indonesia yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat di Penjaringan.
Dia memastikan Polri akan selalu siap bekerja sama dengan pihak manapun yang memiliki kepedulian terhadap sesama seperti yang dilakukan PTI. "Kapan pun kami siap," pungkasnya.(HDS)