Ragam Program Pangan ACT Sentuh Ratusan Ribu Warga Terdampak Covid-19

Program Humanity Care Line-ACT telah menyentuh hingga ratusan ribu penerima manfaat. (Foto: ACT).
Selasa, 30 Juni 2020, 17:42 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pandemi virus Corona yang melanda dunia dan Tanah Air, memberi efek krisis pada perekonomian masyarakat. Jutaan pegawai terpaksa kena pemecatan dari perusahaan tempat kerjanya, sementara para pekerja informal juga harus kehilangan mata pencahariannya, mengingat peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga mengharuskan setiap warga berdiam di rumah.

Krisis ekonomi di tiap keluarga rentan dan prasejahtera pun tak terhindsrkan. Hal ini lantas membuat lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi sejumlah gagasan yang melahirkan ragam program kemanusiaan. Program-program ini sebagai respons guna menanggulangi atau membantu masyarakat prasejahtera yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19.

Salah satu programnya adalah Humanity Care Line, yang hingga kini masih berlangsung mendistribusikan bantuan pangan yang dibutuhkan masyarakat. Awalnya, cakupan wilayahnya di sekitar Jabodetabek. Kemudian meluas hingga ke sejumlah daerah dengan mengerahkan tiap cabangnya.

Baca juga : Saka Wira Kartika Sunan Gunung Jati Kodim Kota Cirebon Bagikan Nasi Kotak Bagi Terdampak Covid-19

Dikutip dari news.act.id, sejak diluncurkan 28 Mei 2020 hingga 26 Juni 2020, sebanyaj 229.222 penerima manfaat program Humanity Care Line yang tersebar di 39 kabupaten/kota. Sementara, beras yang sudah terdistribusi menyentuh angka 1.146.110 kilogram. Dalam pendistribusiannya, ACT mengerahkan lebih dari 45 ribu relawan. Bahkan, sejumlah unsur juga dilibatkan seperti TNI hingga ojek daring.

"Jumlah penerima manfaat serta total beras yang terdistribusi akan terus bertambah seiring dengan operator yang terus menerima telepon dari masyarakat prasejahtera setiap harinya, serta proses pendistribusian yang terus berjalan," terang Koordinator Humanity Care Line Helmina Sari, seperti dikutip ACT News, Selasa (29/6/2020).

Program Humanity Care Line sebagai program andalan ACT guna pemenuhan pangan bagi warga terdampak Covid-19 secara gratis. Sejak awal pandemi, ACT juga sudah meluncurkan beberapa program penanggulangan seperti Operasi Beras Gratis juga Operasi Makan Gratis, yang melibatkan warteg dan rumah makan. Untuk Operasi Beras Gratis sendiri jangkauannya lebih luas lagi, hingga ke pelosok daerah yang melibatkan cabang-cabang ACT.

Baca juga : Paket Pangan ACT Sangat Membantu Warga Pasuruan

Diungkapkan Danu Putra dari Tim Program ACT, selama periode 19 Maret hingga 26 Juni, beras yang telah didistribusikan melalui program Operasi Beras Gratis mencapai 227.750 kilogram untuk 41.633 keluarga di 50 kota/kabupaten di 17 provinsi. Proses penyaluran bantuan beras melibatkan 1.411 relawan MRI di seluruh Indonesia.

“Beras yang kami distribusikan setidaknya bisa dikonsumsi oleh 202.887 jiwa di Indonesia,” jelasnya kepada ACT News.

Tak hanya itu, ACT juga mendistribusikan Air Minum Wakaf yang bersumber dari Lumbung Air Wakaf. Saat ini, ACT memiliki dua lumbung air yang bertempat di Pasuruan dan Purwakarta. Ribuan karton Air Minum Wakaf terproduksi di sana untuk kebutuhan aksi kemanusiaan. Sementara, beras yang didistribusikan berasal dari Lumbung Beras Wakaf juga petani lokal.

Baca juga : Jajaran Magister dan Doktor Hukum UKI Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Per 19 Maret hingga 26 Juni, telah terdistribusi 3.450 karton Air Minum Wakaf yang bisa dinikmati oleh 45.740 jiwa penerima manfaat. Air Minum Wakaf ini, selain didistribusikan ke masjid-masjid, juga didistribusikan ke masyarakat prasejahtera bersama paket beras dari Humanity Care Line. Sampai saat ini, 11 kabupaten/kota yang menerima air minum mineral gratis tersebut. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal