Sampah Pasar Capai 600 Ton Per Hari, Pasar Jaya Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai Pada Awal Juli

Selasa, 30 Juni 2020, 10:26 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Perumda Pasar Jaya mulai awal Juli mendatang akan melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di seluruh area pasar. Hal ini menyikapi Pelaksanaan Peraturan Gubernur (Pergub) 142/2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, sejak awal tahapan sosialisasi sendiri  sudah dilakukan agar pedagang dan pengunjung pasar lebih memahami aturan pelarangan kantong sekali pakai tersebut. Sesuai ketentuan,nmenurut Arief, per awal Juli mendatang pelarangan kantong sekali pakai ini akan dilakukan di seluruh area jual beli di pasar.

Baca Juga : Pasien Covid-19 Bertambah, Kota Malang Kembali Menjadi Zona Merah

“Sesuai tahapan, maka per 1 Juli 2020 para pimpinan wilayah baik manajer dan kepala pasar, agar mengawasi aktivitas pelarangan kantong plastik sekali pakai di area pasarnya, karena memang sudah jauh hari kita lakukan sosialisasi,” ujar Arief di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, ini merupakan langkah nyata dari Perumda Pasar Jaya, karena pasar tradisional salah satu yang berkontribusi besar menghasilkan sampah di DKI Jakarta. Setiap hari, pasar tradisional menghasilkan 600 ton sampah. Dan jika pelarangan kantong sekali pakai ini dilaksanakan, maka akan sangat signifikan mengurangi sampah DKI Jakarta.

Baca Juga : Pemerintah Didesak Ciptakan Program untuk Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Sebagai bentuk sosialisasi kepada pedagang, maka sejak pembahasan pergub ini, di tahun 2018 sudah dilakukan berbagai bentuk kegiatan baik secara formal maupun informal. Tidak hanya dalam bentuk kegiatan, sosialisasi dari berbagai media massa juga ikut dilakukan agar  pengunjung pasar dan pedagang lebih mengetahui aturan pelarangan tersebut.

Sosialisasi awal dilakukan pada Desember 2018 di Pasar Kramat Jati. Dalam sosialisasi seperti ini ikut juga dibagikan kantong ramah lingkungan kepada pengunjung pasar. Berbagai kegiatan lainnya untuk menyosialisasikan kegiatan ini juga dilakukan di pasar-pasar lainnya seperti di Pasar Tanah Abang.  Kemudian, kegiatan Focus Group Discussion juga dilakukan di Pasar Kenari, Jakarta Pusat menghadirkan sejumlah pakar dan juga dari masyarakat.

Baca Juga : Selama Pandemi Konsumsi Air Meningkat, Tirta Bhagasasi Siap Berikan Keringanan Tagihan

Perumda Pasar Jaya melalui Bhakti Isteri Pegawai (BIP), juga pada awal 2020 melakukan sosialisasi dan juga pembagian kantong plastik sekali pakai kepada para pengunjung di pasar Kramat Jati. Sosialisasi sendiri terus dilakukan saat ini kepada para pedagang dan pengunjung pasar. Berbagai  sosialisasi dalam bentuk media cetak juga sudah disebar di seluruh area pasar.

"Kami berharap, para pengunjung dan pedagang pasar sudah siap dalam pelaksanaan larangan plastik di awal Juli 2020 ini," imbuh Arief. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal