Melalui Pelatihan Online, Sudin KPKP Jakpus Ajak Warga Budidaya Sayuran di Lahan Sempit

Minggu, 28 Juni 2020, 22:55 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pada fase new normal, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Pusat bersama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Pusat menggelar pelatihan budidaya sayuran di lahan sempit secara online.

Kegiatan tatap muka jarak jauh ini mengajak ibu-ibu untuk tetap produktif, meski berkegiatan #dirumahaja yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Sudin KPKP Jakpus, Jumat (26/06/2020) kemarin.

Hegar Budi Santoso, salah satu penyuluh pertanian Jakarta Pusat menjelaskan, pola penanaman sayuran di lahan sempit yang sangat efisien. Pot yang digunakan untuk menanam dapat menggunakan botol minuman bekas dan barang bekas lainnya yang gampang ditemukan di rumah.

Baca juga : Di Tengah Penegakan PSBB, Sudin LH Jakpus Gelar Panen Bersama

"Di lahan sempit dapat memanfaatkan bahan bekas yang ada di rumah kita. Dengan menanam, kita dapat meningkatkan perbaikan gizi dan pendapatan," ungkapnya dalam meeting zoom yang dilakukan Sudin KPKP Jakpus.

Bagi masyarakat di rumah yang ingin menanam sayuran, sambungnya, masyarakat harus berani memulai dan jangan takut gagal. "Selalu mencoba dan hijaukan Jakarta," ucapnya.

Selain melatih menanam sayuran secara online, Sudin KPKP Jakarta Pusat juga memberikan kuis bagi para peserta pelatihan online. Bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukan para pembicara, maka peserta mendapatkan hadiah.

Baca juga : H-3 Lebaran, Tim Pangan Jakpus Pastikan Stok Daging Sapi Aman dan Layak Dikonsumsi

Kepala Seksi Pertanian Sudin KPKP Jakarta Pusat Sunarto menegaskan, pelatihan webinar yang digelar Sudun KPKP Jakpus sesuai dengan permintaan masyarakat. Mengingat saat ini, mungkin ada ketakutan ibu-ibu pergi ke pasar membeli sayur, jadi salah satu solusinya kita adakan acara ini menggunakan teknologi agar masyarakat bisa bercocok tanam meski di lahan sempit.

Dalam webinar bertajuk "Budidaya Sayuran di Lahan Sempit", ada dua metode pelatihan bercocok tanam yang diajarkan. Metode konvensional menggunakan sekam dan tanah serta. Kemudian, metode penanaman hidroponik.

Dalam kelas webinar itu juga disarankan bagi para pemula yang ingin bercocok tanam untuk memulai dengan menanam sayuran berdaun seperti pak coy, pagoda, kangkung, dan daun bawang.

Baca juga : Selama Puasa dan Pandemi Covid-19 KKP Pastikan Harga Ikan Tetap Stabil

Menurut Sunarto, acara itu disambut hangat oleh para pesertanya bahkan melebihi target yang ingin dicapai oleh Sudin KPKP Jakarta Pusat. "Kuota kita 100 orang, tapi tadi bahkan melebihi target kita. Sekitar 127 orang, yang tadinya hanya untuk sekitar Jakarta Pusat tahu-tahu yang ikut ada peserta dari Surabaya," kata Sunarto.

Lebih lanjut, kelas webinar ini nantinya akan diadakan secara rutin dan dibuat menjadi kelas berseri, sehingga tugas untuk mengedukasi masyarakat dapat terus dilakukan oleh Sudin KPKP Jakarta Pusat. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal