Demo Bareng Mahasiswa, Korban Novel Baswedan Minta "Kasus Sarang Burung Walet" Lanjut

Kamis, 25 Juni 2020, 22:04 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Korban sekaligus keluarga korban kasus penganiayaan yang diduga melibatkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, mendatangi Jakarta dari Bengkulu. Bersama para mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK), mereka berunjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Kamis (25/6/2020).

Masih dengan tuntutan yang sama, mereka meminta Kejagung menuntaskan proses hukum kasus yang memakan korban jiwa, dan dikenal sebagai 'kasus sarang burung walet' itu.

"Ini merupakan kelanjutan dari aksi kami yang sudah-sudah. Tapi yang berbeda turut hadir juga keluarga korban atau korban dari kasus sarang burung walet yang diduga dilakukan oleh Novel Baswedan," ujar koordinator lapangan GMPK Katon.

Berita Terkait : Stop Teriak Diskriminasi, Jika Kasus Sarang Burung Walet Tak Dituntaskan! Adili Novel Baswedan

"Tuntutan kita masih sama kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar kasus Novel Baswedan ini segera dilimpahkan ke pengadilan negeri, agar bisa segera dilanjutkan," imbuh dia.

Dengan begitu, harapan mereka agar Novel bisa menerima ganjaran atas perbuatannya, bisa terwujud. "Sehingga Novel Baswedan bisa mendapat hukuman sesuai dengan perbuatannya, sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia," kata Katon.

Selain di Gedung Kejagung, mereka juga berdemonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. GMPK meminta agar Novel dicopot dari posisinya sebagai penyidik lembaga antirasuah itu.

Berita Terkait : KPK Era Agus Rahardjo Harus Diperiksa & Novel Kembalikan Dana Negara

"Kami di sana meminta saudara Novel Baswedan harus dipecat dari penyidik KPK. Sebagai akibat hukum yang dilakukan Novel Baswedan terhadap para korban," jelasnya.

GMPK sendiri menilai janggal perlakuan KPK terhadap Novel. Sebab meski memiliki masalah hukum, hingga kini posisi mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu itu tak juga tergoyahkan. Sehingga, mereka pun memiliki asumsi negatif terhadap kondisi tersebut.

"Menurut kami KPK masih melindungi sehingga Novel Baswedan belum juga dipecat sebagai penyidik di KPK RI," tambah perwakilan GMPK lainnya, Yogi. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal