LampuHijau.co.id - Pembukaan tempat hiburan malam di wilayah DKI Jakarta hingga kini belum jelas. Dinas Pariwisata dan Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta belum berani mengizinkan dibukanya kembali tempat hiburan di masa Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi DKI Jakarta.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kreatif DKI Jakarta Cucu Kurnia mengaku, pihaknya belum bisa memutuskan kapan dibuka kembali tempat hiburan malam. Karena, keputusan membuka tempat hiburan malam, kata Cucu, berada di tangan gugus tugas Covid.
“Itu yang menentukan gugus Covid, bukan di Dinas Parekraf,” kata Cucu Kurnia saat dihubungi, Rabu (17/6/2020).
Baca juga : Bila Kasus Corona Menurun, DKI akan Buka Tempat Hiburan
Meski belum ada kepastian kapan dibuka kembali tempat hiburan malam, lanjut Cucu, Dinas Parekraf tengah menyusun protokol Covid terhadap sektor industri pariwisata tersebut. “Kita menyusun protokol Covid,” kata dia.
Senada, dikatakan Ketua Asosisasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani, hingga kini dirinya belum mendapat kabar kapan kepastian tempat hiburan diizinkan buka kembali. “Belum ada kepastian tanggal dibuka kembali,” katanya.
Hana menyatakan, pihaknya akan mengikuti keputusan yang dikeluarkan pemerintah untuk membuka tempat hiburan. “Kita menunggu arahan saja,” ujarnya.
Baca juga : Bantu Atasi Covid-19, Karyawan Bank DKI Kumpulkan Dana Rp5 Miliar
Jason, salah satu pengusaha tempat hiburan di kawasan Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengaku pernah diundang rapat oleh Dinas Parekraf DKI Jakarta. Dalam rapat tersebut, lanjut Jason, Dinas Parekraf DKI menjanjikan pada awal bulan Juli akan mengabari kepada pengusaha kepastian dibukanya tempat hiburan.
“Juli awal baru dikasih kabar kapan bisa dibuka. Beda dengan Bekasi yang sudah buka kembali,” kata Jason.
Dia mengungkapkan, dampak penutupan tempat hiburan yang cukup lama, membuat ratusan karyawannya terlunta-lunta. Bahkan, tak sedikit dari mereka beralih menjadi pedagang makanan keliling.
Baca juga : Peduli Covid-19, Kejari Depok Bagikan Ratusan Sembako ke Warga
“Mereka pada jual makanan keliling, tapi sepi juga. Kasihan saya,” kata Jason dengan suara bergetar. (RBN)