LampuHijau.co.id - Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakarta Utara menjagokan Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing untuk mengikuti Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Berbagai upaya dilakukan guna memenangkan perlombaan tersebut.
Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip Jakut Jeje Nurjaman mengatakan, pihaknya akan mendorong Perpustakaan Kelurahan Semper Barat dalam perlombaan tingkat provinsi. Dipilihnya lokasi ini melalui penilaian antara lain keaktifan pembaca, kelengkapan buku, serta sarana dan prasarana pendukung.
"Awalnya ada dua pilihan, perpustakaan Kelurahan Semper Barat dan Kamal Muara. Tapi akhirnya yang kita pilih yang di Semper Barat," kata Jeje saat dikonfirmasi, Kamis (11/4/2019).
Baca juga : Rakalisa RW 04 Semper Barat Entaskan Kasus Kurang Gizi
Dijelaskannya, pembinaan akan dilakukan terhadap perpustakaan terpilih ini, mulai dari kelengkapan variasi koleksi buku, penataan arsip, hingga perbaikan sarana dan prasarana. Peran serta Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) lain dan masyarakat pun dinilai dalam perlombaan tahunan ini.
"Jadi, tidak hanya dari kami (Sudin Perpustakaan dan Arsip Jakut), tapi harus ada dukungan UKPD lain dan peran masyarakat sekitar," jelasnya.
Sementara Lurah Semper Barat Benhard Sihotang menerangkan, keberadaan perpustakaan dijadikan sarana masyarakat untuk menambah pengetahuan saat mengisi waktu luang pelayanan. Kelengkapan buku telah ditunjang baik dari Sudin Perpustakaan dan Arsip Jakarta Utara, Corporate Social Respondsbility (CSR), dan donasi masyarakat.
Baca juga : Peserta Lolos Seleksi Paskibraka Jakut Siap Ikuti Seleksi Tingkat Provinsi
"Perpustakaan di sini awalnya hanya pojok baca. Namun masyarakat di sini aktif datang untuk membaca sembari bermain di taman yang cukup menunjang suasana membaca," terangnya.
Dia berharap, pembinaan dalam persiapan lomba ini dapat menularkan ilmu katalog elektronik (katalog-e) buku perpustakaan. Sehingga masyarakat lebih mudah dalam melakukan pencarian buku yang hendak dibaca.
"Harapan kita sih, perpustakaan mendapatkan pembinaan ke arah digital. Baik dari segi ketersediaan buku hingga pengarsipan buku," tutupnya. (Sep)