Pemohon SIM Membludak, Pengamat: Kesadaran Masyarakat Berlalu Lintas Mulai Tinggi

Selasa, 9 Juni 2020, 18:29 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di wilayah Jakarta dan sekitarnya terlihat antusias masyarakat sangat tinggi, bahkan sampai tidak tertampung. Hal itu dinilai Ketua Presideium Indonesia Cinta Kamtibmas, Gardy Gazarin sangat positif dan merupakan hal yang fenomenal.

“Itu menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas dengan peraturan yang berlaku sangat meningkat tajam. Polisi harus melihat hal ini sebagai hal positif, karena terkait dengan kesadaran akan aturan dan tata cara berlalu lintas,” jelas Gardi Gazali kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Baca juga : Pelda Suparmadi Pantau Kesehatan Warga Binaan 

Bahkan menurut Gardi, airuasinya masih Covid -19 dan baru berubah dari status PSBB (Pembatas Sosial Berskala Besar) ke new normal. “Bayangkan, orang mau memiliki SIM di era New Normal sampai rela antre membludak, polisi harus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat,” ujar Gardy Gazarin.

Tapi, untuk tetap menjaga dan memutus mata rantai covid-19, petugas selain harus memberikan peluang juga tetap memberikan pelayanan dengan tata cara dan protokoler kesehatan dengan tetap memakai masker, jaga jarak aman dan menyediakan sarana mencuci tangan yang jumlahnya memadai.

Baca juga : Pemkot Jaksel Pastikan Pasar Tradisional Bebas Daging Babi

Selain itu, yang harus segera diwaspadai, kata Gardy, kesiapan petugas di lapangan, jangan sampai jumlah pemohon yang mencapai ribuan hanya dilayani oleh beberapa petugas. ”Hal ini tidak boleh terjadi untuk menghindari situasi yang saling berdesakan. Ini justru melanggar terhadap phisical distancing,” tegas Gardy.

Polisi, lanjut Gardy, harus menunjukan Promoter dan juga mengedapankan pelayanan. “Tanpa ada pelayanan yang baik, tak mungkin bisa mencapai Polri yang Promoter (profesional, moderen dan terpercaya),” ujar Gardy lagi.

Baca juga : Menteri Teten Gandeng Kaesang Garap UMKM Warganet Bertanya : Kolusi Atau Bukan?

Intinya, dengan berbondong-bondongnya masyarakat untuk membuat SIM, mengindikasikan bahwa sosialisasi yang dilakukan Dirlantas agar masyarakat menjaga kamtibmas terutama ketertiban di jalan raya boleh dianggap sukses.

“Kebalikannya, bila pemohon SIM hanya segelintir orang, bisa dianggap sosialisasi gagat total. Nah, dengan membludaknya pemohon SIM, polisi harus berterima kasih kepada masyarakat,” kata Gardy Gazarin. (DIR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal