“...Dari pada Jadi Jablay”

Risma, Janda Cantik Pilih Jualan Sabu Yah Ditangkap Tuh

Rabu, 6 Maret 2019, 08:32 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Rismawati (23) hanya bisa pasrah. Cewek cantik berambut panjang dan berkulit kuning langsat ini ditangkap Reserse Narkoba Polsek Metro Tanah Abang. Itu lantaran dia kedapatan mengedarkan 2 gram sabu-sabu. Saat diciduk, janda 2 anak ini terus memohon agar dirinya tidak ditangkap. 

Dia bahakn merangkul kaki petugas dengan erat sambil menangis. Meski begitu, polisi pun segera mengamankannya dan menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 2 gram dari dalam kamar kos di Jalan Jelambar Utama Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Risma -sapaan Rismawati- berikut barang bukti pun dibawa ke Mapolsektro Tanah Abang guna penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga : Jelang Pilkades, Kapolresta Tangerang Minta Para Calon Tak Lakukan Pelanggaran

Kepada polisi, cewek asal Jalan Laksana 3, Kelurahan Jelambar Lima, Tambora, Jakarta Barat ini mengaku baru beberapa bulan menggunakan sabu. “Hampir 3 bulan menggunakan sabu. Saya hanya disuruh membeli pak. Beli satu ji (1 gram, red) sabu seharga 1 juta. Saya dikasih duitnya 1,3 juta. Jadi ongkos saya menjadi perantara sabu pergram mendapat 300 ribu,” paparnya kepada Lamjo Jak di Mapolsek Tanah Abang, Selasa (5/3).

Risma menuturkan awal mula dirinya mengkonsumsi sabu karena dikasih tahu oleh temannya yang berinisial I. “Awalnya ditawari teman, katanya kalau sabu bisa menghilangkan frustasi dan depresi. Terus saya coba-coba gratis dan ketagihan. Waktu itu saya lagi frustasi masalah rumah tangga. Suami saya sudah pergi meninggalkan saya dan 2 orang anak saya,” katanya yang mengaku anak pertamanya kini sudah berusia 7 tahun.

Baca Juga : Tolak Pembelaan Terdakwa Pencaplokan Lahan, JPU: Kasusnya Pidana Bukan Perdata

Setelah dirinya ditangkap, wanita yang sudah menikah sejak usia 16 tahun ini, baru menyesali perbuatannya. Ia berjanji tidak akan mengulangi lagi dan kapok. “Baru ini ditangkap. Saya juga masih baru mengkonsumsi sabu, bukan pecandu. Mulai nyabu pada bulan November,” tuturnya.

Namun dirinya membantah jika hasil dari bisnis haram yang dilakukannya untuk menafkahi anaknya yang masih kecil. “Kalau untuk jajan anak, saya kasih pakai uang halal. Saya juga bekerja sebagai penjaga toko baju. Gaji dari menjaga toko baju dikirim buat anak. Kalau dari penjualan sabu saya gunain sendiri untuk mencari kesenangan aja. Karena prinsip saya lebih baik gak makan, daripada jadi jablay,” bebernya.

Baca Juga : DFSK Resmikan 11 Dealer Resminya

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman didampingi Kasubnit IV Resnarkoba AKP Nahar Siregar mengatakan, tersangka Risma merupakan pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal