Laporan Positif Covid-19 Di Jakpus Nyaris Capai 1.000 Kasus, Tanah Abang Paling Banyak

Ilustrasi. (Net)
Selasa, 2 Juni 2020, 09:50 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kasus positif COVID-19 di wilayah Administrasi Kota Jakarta Pusat saat ini nyaris mencapai 1.000 kasus. Jumlah itu merupakan hasil akumulasi sejak pandemi COVID-19 terkonfirmasi di Ibu Kota Jakarta.

Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan, untuk kasus positif totalnya ada 946 kasus. "Rincian sebanyak 222 orang dirawat intensif di rumah sakit, 421 orang menjalani isolasi mandiri, pasien sembuh 226 orang. Sedangkan, untuk pasien yang meninggal dunia sebanyak 77 orang," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (01/06/2020).

Menurut Erizon, data itu terkumpul hingga Minggu (31/05/2020) kemarin. Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, untuk kasus terbanyak di Jakarta Pusat saat ini masih berada di Kecamatan Tanah Abang.

Baca juga : Dampak Covid-19, Minat Masyarakat Menukar Uang Pecahan Baru Turun

Seperti diketahui, kasus terbanyak pertama berada di Kelurahan Petamburan dengan 144 kasus, disusul Kelurahan Kebon Kacang 95 kasus, dan di tempat ketiga dengan kasus positif COVID-19 terbanyak di Jakarta Pusat adalah Kelurahan Kebon Melati berjumlah 69 kasus.

Sudin Kesehatan Jakarta Pusat juga mencatat, hingga saat ini pihaknya masih memantau sebanyak 55 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). "ODP yang masih dalam perawatan 55 orang. Akumulasi yang selesai dipantau berjumlah 4.115 orang. Sehingga total 4.170 ODP ada di Jakarta Pusat," kata Erizon.

Selain itu, sebanyak 65 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih dirawat secara intensif di rumah sakit yang ada Jakarta Pusat. "PDP yang sudah dipulangkan dan dinyatakan sehat berjumlah 1.004, sehingga total PDP di Jakarta Pusat 1.069 orang," kata Erizon.

Baca juga : Pasutri Di Jakpus Nggak Sanggup Bayar Kontrakan Lalu Terlantar di Jalanan

Erizon juga menyampaikan, kurang lebih sekitar 16.000 alat rapid test telah digunakan di Wilayah Jakarta Pusat untuk mengecek persebaran kasus COVID-19. Hingga saat ini rapid test yang dilakukan secara massal masih diprioritaskan untuk orang-orang yang memiliki kaitan erat dengan pasien positif COVID-19, PDP, serta ODP.

Kasus positif COVID-19 yang hampir mencapai 1.000 kasus di Jakarta Pusat itu termasuk dalam 7.383 kasus di wilayah Provinsi DKI Jakarta yang terakumulasi hingga Senin (01/06/2010) kemarin.

Lebih jauh, Sudinkes Jakpus menjelaskan, sebanyak 60 persen warga Jakpus merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sementara 946 warga telah dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga : Bantu DKI Atasi Covid-19, Jakpro Bangun Dapur Umum TNI-Polri di Kampung Bandan

"Jadi dari 964 itu, nah 60 persennya merupakan OTG. Sebagian yang OTG ada yang dirawat karena ada penyakit penyerta dan ada juga isolasi mandiri," tandasnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal