Sahabat UMI, Ikhtiar ACT Hidupkan UMKM Di Tengah Pandemi

Faridah, pedagang rujak di Pamulang yang mendapat bantuan dari Sahabat UMI. (Foto: ACT).
Minggu, 31 Mei 2020, 12:18 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap melakukan berbagai langkah guna penanggulangan dampak pandemi Covid-19 terhadap masyarakat, terutamanya prasejahtera. Pasalnya, sektor perekonomian mereka paling rentan karena mengandalkan penghasilan harian demi pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Sejak awal virus Corona merebak di Tanah Air, ACT sudah berikhtiar dengan berbagai macam program penanggulangan. Utamanya, lebih kepada pengadaan pangan masyarakat terdampak seperti Humanity Care Line dan Jakarta Care Line, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, juga pembagian APD ke masyarakat dan tenaga medis, juga paket makanan ke sejumlah rumah sakit dan warga prasejahtera.

Dalam pelaksanaannya, selain mengerahkan para relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), juga seluruh cabang ACT di Indonesia, ACT pun berkolaborasi dengan berbagai unsur, salah satunya TNI. Selain itu, pada program Humanity Care Line dan Jakarta Care Line, dalam pengantaran beras gratis bagi masyarakat ini, ACT juga memanfaatkan ojek online (daring) agar bisa sampai ke tangan warga yang telah lebih dulu mengajukan permohonan bantuan beras lewat ACT.

Jakarta Care Line sendiri merupakan turunan program Humanity Care Line, yang melingkupi wilayah Jabodetabek. Program ini resmi diluncurkan ACT yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga : Telegram Kapolri Larang Mudik PNS dan Polri di Tengah Pandemi Covid-19

Teranyar, lembaga kemanusiaan yang kerap terjun ke lokasi bencana, krisis kemanusiaan, dan konflik di Indonesia dan luar negeri ini, berikhtiar guna menanggulangi sisi perekonomian warga terdampak Covid-19. Adalah Sahabat Usaha Mikro Indonesia (UMI), program ACT yang berupaya membantu para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) lewat pemberian bantuan modal.

Dikatakan Manajer Program ACT Eka Setiawaty, Kamis (28/5/2020), pemberian sedekah modal usaha yang dikhususkan bagi pelaku usaha kecil ini, harapannya usaha warga dapat tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19 ini. Bagi para pelaku UMKM, dapat mendaftar melalui https://bit.ly/DaftarSahabatUMI. Nantinya, ACT bakal menyeleksi beberapa kriteria calon penerima.

"Adapun kita mencari penerima manfaat Program Sahabat UMI yang berasal dari keluarga prasejahtera pelaku usaha skala rumahan atau pedagang keliling, terutama perempuan. Usahanya juga bisa dijalankan dengan modal di bawah Rp1 juta dan siap jual. Bukan dropshipper maupun sistem preorder," jelas Eka, seperti dikutip news.act.id, Jumat (29/5/2020).

Persyaratan Penerima Manfaat

Baca juga : Soal Cawagub DKI, Nara: Itu Ditentukan Usai Kongres Ke-5 Partai

Eka menjelaskan beberapa persyaratan bagi calon penerima manfaat Sahabat UMI. Di antaranya penerima wajib punya usaha dan pengalaman penjualan sebelumnya, calon penerima manfaat juga bersedia mengikuti segala ketentuan dan proses implementasi program dari ACT. Seperti penerima manfaat tidak dalam proses atau pengajuan modal usaha dari lembaga lainnya, dan tidak menggunakan tambahan modal yang diberikan untuk kebutuhan pribadi atau untuk kepentingan di luar usahnya.

Nantinya setelah mendaftar, ACT akan memverifikasi terlebih dahulu data-data dari calon penerima manfaat. Dan dalan teknisnya, dalam pemberian modal usaha ini tak ada syarat memberikan agunan fisik.

"Calon penerima manfaat yang sudah terdata akan dilakukan proses verifikasi serta seleksi sesuai dengan syarat yang dibutuhkan oleh ACT. Jadi, pihak kami tidak menjanjikan setiap data responden yang masuk akan otomatis menerima program ini, dan penerima manfaat yang lolos verifikasi dalam program ini murni merupakan keputusan dan wewenang dari ACT yang tidak bisa diganggu gugat," Eka menegaskan.

Baca juga : Minim Perhatian, Warga Muak dengan Selfie Aparatur Di Tengah Banjir

Selain itu, lanjut Eka, pihaknya juga mengajak para dermawan untuk memberi dukungannya, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas. "Semoga ikhtiar ini menjadi bentuk tanggung jawab dan kontribusi sosial sahabat kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing," tandasnya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal