Tak Miliki SIKM, Tujuh Pendatang Masuk Jakarta Dikarantina 14 Hari

Kamis, 28 Mei 2020, 10:17 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta memperketat akses masuk bagi pendatang usai lebaran ini. Dari catatan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, ada 2.900 kendaraan yang dipaksa putar balik karena tak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Meski demikian, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengakui ada warga pendatang yang lolos pemeriksaan karena menggunakan angkutan umum, baik kereta api maupun bis meski tak memiliki SIKM. Namun, pendatang tak berizin itu dipastikan langsung dikarantina di tempat yang ditentukan.

Berita Terkait : Masih Dalam Suasana Covid, Kondisi Petani Terus Membaik

"Untuk yang dikarantina, posisi kemarin ada 7 orang, 5 orang start naik kereta api dari Stasiun Gambir, mereka tidak memiliki SIKM, masuk ke karantina wilayah pusat. Kemudian 2 orang naik bus, karena mereka juga tidak memiliki SIKM, itu masuk karantina wilayah timur," ujar Syafrin di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Menurutnya, lokasi karantina bagi pendatang yang lolos tapi tidak memiliki SIKM ditentukan oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 wilayah. Dia mencontohkan, untuk Jakarta Barat, lokasi karantina ada di Masjid Hasyim Asy'ari.

Berita Terkait : Jam Kerja Kantor di Jakarta Dibikin Jadi 2 Gelombang

"Sesuai dengan Pergub 47, bagi warga yang masuk ternyata mereka tidak memiliki SIKM, itu wajib dikarantina atas biaya sendiri. Jadi, tempat disiapkan pemprov DKI, tapi untuk kebutuhan sehari-hari mereka harus mandiri," katanya.

Dikatakan Syafrin, lolosnya pendatang tak berizin ke wilayah Jakarta dikarenakan mereka naik angkutan umum di tengah-tengah perjalanan. Dia memastikan, setiap pengguna angkutan umum yang akan ke Jakarta harus memiliki SIKM sebelum membeli tiket perjalanan.

Berita Terkait : Tetap Ikuti Standar Kesehatan, DKI Buka RTH dan TMS Ragunan

"Mereka sempat membeli tiket. Sebenarnya sudah ada sebelum membeli tiket itu sudah ada persyaratan menunjukkan SIKM. Yang 5 orang ini sempat lolos, tapi kemudian di Jakarta kita lakukan pemeriksaan. Biasanya kalau bus itu ada penumpang yang naik di tengah jalan. Nah, sampai di terminal sini kan pasti kita periksa," jelasnya. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal