LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta akan membuka mal, tempat wisata, dan sejumlah tempat hiburan secara bertahap. Namun, hal itu harus dibarengi dengan penurunan kasus positif Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji tempat hiburan mana saja yang mana bila nantinya kembali dibuka tak menimbulkan risiko tertular virus corona.
Baca juga : Dampak Covid-19, Minat Masyarakat Menukar Uang Pecahan Baru Turun
"Nanti bukanya itu juga dipilih dulu, bertahap. Dicari yang risiko penularan paling sedikit dulu. Itu yang lagi dibahas. Dan mereka harus punya protokol kesehatan buat masing-masing tempat wisatanya," kata Cucu Kurnia kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).
Cucu menjelaskan, pengoperasian kembali tempat-tempat keramaian harus dibarengi dengan perkembangan penurunan kasus baru Covid-19 di Jakarta. Dia pun menyerahkan kewenangan itu sepenuhnya ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta.
Baca juga : Bantu Warga Terpapar Corona, Tunjangan PNS DKI Dipangkas Hingga 50 Persen
Apabila hingga masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) fase ketiga berakhir, yaitu 4 Juni, namun angka kasus baru Covid-19 terus meningkat, maka rencana itu akan dibatalkan.
"Yaitu jelas banget mempertimbangkan kasusnya seperti apa. Membaik atau tidak? Itu jadi kunci utama. Kalau perkembangan positif tentunya akan dibuka secara bertahap. Baik itu tempat wisata ataupun tempat lain terkait sama pariwisata seperti hotel, hiburan malam, dan lain-lain. Tapi itu waktunya itu belum bisa kita tentuin. Komandonya nanti dari tim gugus tugas," pungkasnya. (ULI)