LampuHijau.co.id - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).
Dalam acara ini, Anies menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini memiliki pendekatan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena, kali ini terdapat pendamping di level RW dan melibatkan mahasiswa, sehingga proses diskusi jauh lebih konstruktif dengan usulan yang lebih beragam dan berkualitas.
“Kalau dihitung jumlah, jumlahnya lebih sedikit bukan karena sedikit programnya, tapi lebih terkoordinir dan terkonsolidasikan. Dan ini membuat Musrenbang kita tahun ini insya Allah lebih berkualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, izinkan kami secara khusus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada teman-teman Dewan Perwakilan Daerah yang mendampingi, mengikuti proses yang dikerjakan dari mulai level RW, kemudian kelurahan, kecamatan, kota /(kabupaten),” ujarnya.
Baca juga : Hotman Paris Yakin Dirinya Diundang ke Resepsi Pernikahan Syahrini
Anies turut menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berkolaborasi dengan masyarakat selaku co-creator, termasuk para pemangku kepentingan, serta dukungan semua pihak untuk memacu pertumbuhan berkualitas di seluruh wilayah DKI Jakarta. Karena itu, dalam kesempatan ini, ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor, terutama pelayanan dasar untuk warga Jakarta. Adapun pelayanan kebutuhan dasar tersebut antara lain, air bersih, air limbah, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan infrastruktur kota lainnya sebagai pengembangan ruang ketiga bagi masyarakat yang dapat memberikan pengalaman berinteraksi antar warga.
“Jakarta, kita semua tahu adalah Ibu Kota, dan di tempat ini persoalan-persoalan mendasar yang terkait dengan peran pemerintah harus bisa dijalankan dengan tuntas. Karena itu, penting sekali bagi kita di Jakarta untuk membereskan masalah yang mendasar, (seperti) masalah air yang dihadapi Jakarta.
Dalam Musrenbang kali ini, nanti kita merumuskan program dan langkahnya. Kita harus melihat melampaui yang teknisnya, (yakni) apa di balik itu yang punya efek pada transformasi masyarakat di Ibu Kota,” jelasnya.
Baca juga : Gagas Layanan Zakat di Istana, BAZNAS Diterima Mensesneg
Di samping itu, Anies berharap dukungan dari semua pihak, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten, Pemerintah Kabupaten/Kota Bodetabek, kalangan akademisi; dunia maupun lembaga non pemerintah dalam dan luar negeri. Anies turut mengapreasi pelaksanaan Musrenbang pada semua level, dari mulai forum Rembuk RW sampai dengan Musrenbang tingkat Kota/Kabupaten di 6 (enam) wilayah DKI Jakarta.
Perlu diketahui, penyelenggaraan Musrenbang Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka penyusunan RKPD DKI Jakarta Tahun 2020 dengan tema “Memacu Pertumbuhan Berkualitas”.
Kegiatan ini telah dilakukan sebagai suatu proses panjang sejak Januari 2019 melalui pelaksanaan Rembuk RW, Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kabupaten/Kota dan saat ini telah sampai pada tahap Musrenbang tingkat Provinsi.
Baca juga : Menengok Kreatifitas Warga RW 02 Rawa Badak Selatan
Penyelenggaraan kegiatan ini akan dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 10 sampai 16 April 2019, dan dibagi menjadi 2 (dua) sesi, yaitu Sidang Pleno pada pagi hari dilanjutkan dengan Sidang Kelompok pada siang hari dan hari selanjutnya. Agenda pelaksanaan Musrenbang Provinsi DKI Jakarta adalah untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan rancangan RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020, yang memuat prioritas pembangunan sesuai kebutuhan warga DKI Jakarta hasil rumusan Forum Rembuk RW, Musrenbang tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota serta penelaahan terhadap hasil-hasil reses anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta yang telah disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta. (ULI)