Pemkot Jaksel Pastikan Pasar Tradisional Bebas Daging Babi

Kamis, 14 Mei 2020, 22:51 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kasus peredaran daging babi yang menyerupai daging sapi di Jawa Barat baru-baru ini, menjadi perhatian Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel).

Guna memastikan pasar tradisional bebas dari peredaran daging babi, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali dan jajarannya melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisonal di wilayahnya, Kamis (14/5/2020).

Saat sidak di Pasar Kebayoran Lama, Marullah Matali mengatakan, secara umum harga stok di Pasar Kebayoran Lama aman terkendali. Harga kebutuhan pokok tidak ada yang melonjak signifikan bahkan ada yang cenderung menurun.

Baca juga : Wali Kota Tangerang Sidak Pasar Tradisional

"Ketersediaan stok juga lumayan. Saya juga sempat menanyakan kepada pedagang bahwa semua barang stok mudah didapatkan," terangnya.

Kata Marullah, terkait keamanan pangan khususnya daging menjadi perhatiannya. Apalagi, belakangan ini ramai dugaan kasus daging oplosan yang dilakukan pedagang curang. Ia pun memastikan, di pasar tradisional di Jakarta Selatan tidak terjadi kasus seperti itu.

"Tadi kita sudah cek semua sample yang diambil, dan hasilnya negatif dari barang oplosan," ujarnya.

Baca juga : PKS Ingatkan Anies Tak Cepat Berpuas Diri

Marullah menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dalam membeli daging sapi di Jakarta Selatan. Sebab, ia juga telah menginstruksikan jajaran suku dinas terkait untuk terus melakukan kegiatan monitoring di pasar-pasar tradisional.

"Rekan-rekan dari Suku Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) untuk melakukan penyidakan, agar kualitas pangan terjaga dari segi keamanan dan ketersediaan stok," pintanya.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan Hasudungan mengatakan, dalam sidak di Pasar Kebayoran Lama, pihaknya memeriksa 23 komoditi yang terdiri dari tiga bagian yakni perikanan, peternakan, dan pertanian. Penyidakan ini untuk meredam isu yang merebak di masyarakat yakni dugaan daging babi yang dibuat serupa seperti daging sapi, dan diperjualbelikan ke masyarakat.

Baca juga : Pemkot Tangerang Serahkan Bantuan Bagi Warga Berstatus PDP

"Dari 10 sample yang diambil tidak ditemukan penyelewengan, dan daging sapi di Pasar Kebayoran Lama aman untuk dikonsumsi," kata dia.

Sebelum PSBB, kata Hasudungan, pihaknya juga rutin melakukan penyidakan yakni sebulan sebanyak dua kali. "Sidak kita lakukan acak terhadap seluruh pasar tradisional dan modern yang ada di Jakarta Selatan. Hal ini untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pangan," akunya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal