LampuHijau.co.id - Bantuan Sembako Pemda yang diberikan pada masyarakat DKI Jakarta dinilai tidak memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di tengah pendemi virus covid 19. Karenanya, harus ada perubahan isi paket sembako yang diberikan pada gelombang kedua mendatang. Biskuit dan makanan instan harus digantikan dengan daging, tahu atau pun tempe sehingga lebih layak dikonsumsi masyarakat Jakarta.
Wakil ketua DPRD DKI, Zita Anzani meminta Pemprov DKI perlu memperhatikan paket bantuan yang diberikan. Karena bisa memberikan pengaruh positif pada imun tubuh warga Jakarta melawan wabah virus covid 19. “Dari isi paket sembako yang diberikan pada masyarakat harus diperhatikan. Saya berharap bantuan selanjutnya di ubah isi paketnya, ganti sembako yang benar-benar sehat. Jika pada gelombang pertama masih ada biskuit atau makanan instan dalam paket sembako yang diberikan pada warga. Pada gelombang kedua pemberian sembako covid 19 harus diganti dengan sayuran, bawang, ayam/daging, tahu, tempe, itu pasti lebih sehat,” ujar politisi PAN itu kemarin.
Baca juga : “Mau Percantik Monas Kok Rumit” Pemprov DKI Siap Ganti 573 Pohon
Di samping itu, mekanisme pembagian sembako yang dinilainya masih sangat memperihatinkan. Sebab, banyak masyarakat yang mengadukan, justru tidak mendapatkan sembako padahal kondisi ekonominya sangat terdampak karenanya adanya wabah virus covid 19 yang sudah berlangsung hampir dua bulan ini.
“Kami (Fraksi PAN DPRD DKI) sering menerima aduan dari akar rumput selama PSBB. Terutama soal bantuan yang belum merata. Saya kira persoalan ini ada, karena data yang dimiliki Pemda tidak akurat. Hal itu harus di jadikan evaluasi, kita punya warga miskin sangat banyak, bahkan warga rentan miskin terdampak covid-19 pun meningkat. Nah mereka inilah yang harus masuk dalam data penerima bantuan sembako. Agar tidak terjadi pemberian sembako yang salah sasaran,” pintanya.
Baca juga : Kapolres Brebes Pimpin Rapat Penyusunan LKIP
Sementara itu, kritik yang disampaikan putri ketua umum PAN, Zita Anzani terkait komposisi sembako yang dibagikan Pemda pada warga terkait dengan pemenuhan asupan gizi masyarakat dibantah politisi PDIP di DPRD DKI. Sebab, Sekda sudah secara gamblang menjelaskan sembako yang akan dibagikan memenuhi gizi masyarajat. “Kan sudah dijelaskan oleh Sekda bahwa sebelum sembako covid 19 dibagikan pada masyarakat sudah dikordinasasikan dengan ahli gizi, dan penjelasanya sudah memenuhi asupan gizi bagi masyarakat,” ujar Syahrial yang juga anggota Komisi C DPRD DKI itu kemarin.(DRI)