LampuHijau.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pemerintah kota administrasi di lima wilayah Jakarta tengah gencar melakukan razia para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) alias gembel dan pengemis (gepeng) di pinggir jalan.Pasalnya, para Gepeng itu memanfaatkan suasana pandemi Covid-19 dan bulan Ramadan untuk berharap belas kasihan para dermawan untuk meminta-minta.
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi meminta agar mereka yang sudah terjaring razia dan kini ditampung di sejumlah Gedung Olah Raga (GOR) di Jakarta diperlakukan secara manusiawi dan kebutuhan makan mereka harus terpenuhi dan fasilitas GOR sepert MCK harus memadai dan tempat penampungan tak boleh over kapasitas.
Baca juga : DPR: Harus Ada Jaminan Perlindungan Data Pribadi Bagi Warga Negara Indonesia
"Jangan sampai mereka kelaparan. Fasilitas utama yang harus diberikan makan yang layak dari Dinsos. Tentu MCK, fasilitas kesehatan. Intinya kebutuhan dasar harus diperhatikan. Dan harus diperhatikan kapasitasnya, kelayakannya," kata Suhaimi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat,kemarin
Selain memberi fasilitas layak, para gepeng itu juga mesti diedukasi supaya tak mengulangi perbuatan mereka untuk kembali mengelandang. Suhaimi meminta, untuk mereka yang di pulangkan ke ke keluarganya harus diberi persyaratan. Bila nekat kembali ke jalan maka harus ada sanksi yang lebih tegas
Baca juga : Blokade Jalan dari Aksi Massa, Kepolisian Kerahkan 8 Kompi Pasukan di MK
"Makanya harus dikasih edukasi, pemahaman, apabila nanti setelah dipulangkan dia balik ke jalan, membandel, harus ada sanksi yang jelas, memberikan efek jera. Agar ada tanggung jawab atas apa yang telah dia perbuat,"tandasnya.
(ADT)