Perjuangan Lawan Covid Belum Usai

PKS Ingatkan Anies Tak Cepat Berpuas Diri

Minggu, 3 Mei 2020, 09:58 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Mulai menurunnya pertambahan kasus Covid-19 di Jakarta mendapat apresiasi dari kalangan politisi Kebon Sirih. Ketua Fraksi PKS Mohammad Arifin mengatakan, hal ini menandakan kerja keras Gubernur DKI Jakarta bersama seluruh jajaran dan pihak terkait dalam mengendalikan dan mengurangi penyebaran Covid-19 di Jakarta melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun kebijakan-kebijakan sebelumnya menuai hasil.

"Langkah tegas Gubernur DKI, seperti menutup kegiatan ekonomi di luar sektor yang diizinkan, memperpanjang masa belajar dan bekerja di rumah serta mengurangi operasional transportasi public, turut berperan dalam pengurangan ini," kata Arifin kepada wartawan kemarin.

Baca juga : Mentan Apresiasi ATM Beras

Kendati begitu, Arifin mengingatkan seluruh pihak untuk tetap harus waspada dan tidak berpuas diri. Perpanjangan PSBB yang ditetapkan oleh Gubernur DKI pun harus didukung dan diperkuat semua pihak. "Terutama masyarakat luas yang menjadi aktor utama dalam penerapan PSBB ini,” ujar Arifin.

Arifin meminta masyarakat untuk bersabar menahan diri mematuhi instruksi dan arahan yang ditetapkan dalam PSBB demi kebaikan bersama. Apalagi di bulan Ramadhan ini, masyarakat perlu lebih mematuhi aturan untuk tidak keluar jika tidak diperlukan. "Jangan sampai karena ketidaksabaran kita, bulan Ramadhan ini justru jadi pemicu munculnya gelombang ke-2 penularan Covid-19 di Jakarta," pungkas Arifin.

Baca juga : Bupati Bogor Pastikan Warga Terdampak Corona Dapat Bansos

Pada kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku kerap ditanya soal kapan pandemik Covid-19 berakhir. Anies pun menjawab tidak tahu sebab dirinya enggan memberikan prediksi. "Jadi kita harus sampaikan apa yang kita tahu dan tidak tahu. Tapi saya tidak pernah membuat prediksi kapan ini selesai," kata Anies dalam acara ILC, Selasa malam (28/4).

Menurut Anies, pertanyaan tersebut seharusnya ditujukan dan dijawab oleh ahli epidemiologi. Hal itu lantaran para ahli yang biasa membuat model pola penularan dan prediksi. "Kita tanyakan kepada ahlinya. Para ahli pun memiliki pandangan yang bervariasi," ujar Anies.

Baca juga : Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi

Kendati begitu, Anies memastikan bahwa tugasnya adalah menyiapkan semua kemungkinan yang bakal terjadi. "Dan semua kemungkinan itu artinya pencegahannya, bila terpapar maka menyiapkan fasilitas kesehatannya," lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies kemudian menggaris bawahi kepada semua jajarannya untuk tidak mengendorkan semangat. Hal itu dikarenakan perjuangan melawan Covid-19 belum selesai. "Kita belum tahu apakah yang disebut perlambatan penambahan itu adalah fenomena jangka pendek, hanya beberapa hari lalu kemudian naik lagi atau setelah beberapa hari lalu merata dan kemudian turun kita belum tahu," tegasnya.(DRI)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal