LampuHijau.co.id - Di tengah pandemi Covid-19, Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan tetap rutin melakukan pengerjaan normalisasi saluran di sejumlah wilayah. Dengan membagi 2 shift satgas, kegiatan normalisasi saluran dan pembuatan sumur resapan terus digenjot.
Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan, Paulus Junjung mengatakan, pihaknya hanya memiliki 560 satgas untuk 10 kecamatan. Dengan keterbatasan jumlah satgas tersebut, tidak membuat kendor pembenahan di wilayah untuk menanggulangi banjir. "Salah satunya, kita kerjakan perbaikan saluran di Jalan Bukit Duri Tanjakan, Kecamatan Tebet. Pengerjaan saluran ini usulan warga melalui musrenbang. Sebelumnya, di lokasi tidak ada saluran. Warga pun mengusulkan dan kita tindaklanjuti," ungkapnya kepada Lamjo Jak saat di konfirmasi, Kamis (23/04/20).
Pembuatan saluran tersebut menggunakan material u-ditch dengan lebar saluran 40 cm. "Kita kerjakan saluran lingkungan itu sepanjang 150 meter. Hingga kini pengerjaan terus berlangsung," paparnya.
Normalisasi berikutnya di kali PHB Rawa Bilal, Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Kecamatan Tebet. Di saluran ini dilakukan normalisasi perbaikan turap batu kali yang sebelumnya rusak. "Pemasangan turap menggunakan material batu kali dan corona beton. Tinggi turap 1,5 meter dengan panjang saluran 60 meter. Target 1 bulan kedepan selesai," katanya.
Baca juga : Bantu Krisis Covid-19, Inilah Langkah Strategis BAZNAS
Meski terkendala wabah Covid-19, namun para satgas SDA Jaksel tetap gigih dalam mengemban tugas. Junjung pun melengkapi para satgas dengan alat pelindung diri (APD) sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. "Alhamdulillah, satgas semuanya dalam kondisi sehat. Kita juga berikan APD ke mereka sesuai protokol kesehatan untuk mengantisipasi Covid-19. Kita juga kerjakan dengan skala prioritas di masa pandemi ini," imbuhnya.
Normalisasi saluran berikutnya terdapat di Jalan Purwa 4, Kecamatan Jagakarsa. "Ini yang paling panjang, yakni 400 meter. Material saluran menggunakan u-ditch dengan ukuran lebar 60 cm. Ini TL usulan musrembang, saat ini pengerjaan masih berjalan. Ditargetkan rampung hingga 4 bulan kedepan," pungkasnya. (RKY)