Gedung Sekolah Dekat Pemukiman, Lebih Baik Pulau Reklamasi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kamis, 23 April 2020, 09:16 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan menjadikan sejumlah gedung sekolah di Jakarta untuk dijadikan tempat isolasi pasien covid 19 terus menuai penolakan. Selain dari DPRD DKI Jakarta, dan warga sekitar, penolakan keras juga dilontarkan Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto. Menurutnya, hal itu pasti akan menimbulkan polemik di tengah masyarakat, lantaran gedung sekolah berada di dekat pemukiman warga.

"Belum lagi siapa yang bisa menjamin warga sekitar tidak tertular covid 19. Tentu ini akan menimbulkan ke khawatiran baru ditengah masyarakat. Belum lagi nanti akan menimbulkan dampak psikologi para siswa setelah nanti digunakan,"ujarnya saat berbincang dengan wartawan kemarin.

Karena itu pria yang akrab disapa SGY ini lebih mengusulkan lokasi isolasi covid 19 dan tempat istirahat tenaga medis adalah di pulau reklamasi yang berada di utara Jakarta. "Pulau Reklamasi dekat dari darat, tapi jauh dari penduduk, saya kira lebih cocok dan tidak akan menimbulkan ke khawatiran masyarakat,"bebernya.

Baca juga : Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bekasi Memiliki Tugas dan Fungsi Penting Di Masa Tanggap Bencana Covid -19 

Selain itu ia mengusulkan pendapatan dari pulau reklamasi digunakan untuk membiayai penanganan covid 19, yang anggarannya cukup besar. "Ini tinggal didorong saja dari para pengembang, semoga mereka setuju,"tambahnya.

Sementara itu, Komisi E DPRD DKI yang membidangi pendidikan, juga keberatan adanya usulan gedung sekolah digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi tenaga medis dan pasien positif Covid-19. Dia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI memanfaatkan rumah susun yang masih kosong.

"Kita sih barusan sampaikan ke Pak Wagub bahwa coba itu ditinjau lagi supaya lebih spesifik lagi diutamakan jangan langsung ke sekolah dulu kan itu masih banyak Rusun yang kosong," kata Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, kepada wartawan kemarin.

Baca juga : Gandeng Gojek, Mentan Ajak Masyarakat Belanja Kebutuhan Pokok Via Online di Tengah Pandemi Covid-19

Iman menolak gagasan tersebut karena area sekolah dekat atau bahkan berada di tengah-tengah pemukiman warga. Tak dipungkiri, katanya, saat ini masih banyak warga yang menolak segala hal berkaitan dengan Covid-19. Iman menyarankan, sebaiknya Pemprov DKI Jakarta menyediakan hunian vertikal sebagaimana telah diberikan Pemprov kepada tenaga medis yaitu hunian sementara di Hotel Grand Cempaka.

Jika membutuhkan tempat yang lebih besar, Iman mengusulkan memanfaatkan stadion utama. "Masih banyak. Bisa itu dimanfaatin, kalau memang perlu kalau saya coba aja stadion utama. Stadion utama itu ubah aja gitu jadi kamar-kamar kan bagus," usulnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah mempersiapkan 140 sekolah yang tersebar di Jakarta Pusat, Utara, Selatan, Timur, Barat, dan Kepulauan Seribu untuk tempat isolasi tenaga medis dan pasien virus corona atau Covid-19.

Baca juga : Klaim Sepakat Dengan PKS, Taufik: Reza Patria Cawagub Kuat dari Partai Gerindra

Hal itu tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020. “Itu surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan Covid-19,” kata Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Ia menjelaskan, permintaan itu berasal dari pihak kelurahan. Karena mereka peduli terhadap pandemi yang sedang melanda Ibu Kota, sehinga minta dipersiapkan ruangan sekolah untuk isolasi pasien. “Semua tempat yang digunakan sesuai protap kelayakan dan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia mengaku, belum mengetahui sekolah itu akan digunakan kapan. Namun dirinya sangat berharap sekali ruangan itu tidak dipakai, dengan ditandai kalau warga Jakarta yang menderita Covid-19 angkanya menurun. “Kita berdoa bersama, semoga wabah Covid-19 cepat berlalu, sehingga ruang sekolah tidak terpakai,” harapnya.(DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal