LampuHijau.co.id - Pandemi virus Corona yang menjadi penyebab Covid-19 tak hanya berdampak bagi kesehatan. Lebih dari itu, wabah ini juga memiliki efek luas secara ekonomi, terutama pekerja informal harian dan masyarakat prasejahtera.
Bagi mereka yang harus tetap terjun ke lapangan guna menafkahi keluarga adalah sebuah keniscayaan yang tak dapat dihindari. Meski kita semua tahu, mencari rezeki di masa sulit ini juga sulit sebenarnya. Namun bagi masyarakat kecil, keluar guna mencari sesuap nasi menjadi pilihan terbaik ketimbang takut dengan virus mematikan asal Wuhan, Cina.
Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tak tinggal diam. Dampak pandemi Covid-19 secara sosial dan ekonomi ini merupakan krisis kemanusiaan, sebagai salah satu faktor lembaga kemanusiaan ini untuk terjun di tengah-tengah masyarakat luas.
ACT merespons dengan menelurkan berbagau program penanggulangan dampak ekonomi pandemi Corona. Operasi Makan Gratis, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, juga menerjunkan armada Humanity Food Truck, serta mendirikan Humanity Kitchen Center yang kemudian hidangannya didistribusikan oleh Humanity Food Van.
Baca juga : Hiswana Migas DKI Beri Bantuan Warga Terdampak Corona
Kini, ACT juga meluncurkan program baru guna membantu dan meringankan beban warga terdampak Covid-19 secara ekonomi. Program tersebut yakni Humanity Careline atau Layanan Antar Pangan Gratis, yang diluncurkan pada Kamis (16/4/2020) di Wakaf Distribution Center, Gunung Sindur, Bogor.
Bak kata pepatah, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui, demikian pula dampak program teranyar ACT. Pasalnya, selain meringankan beban warga dengan bantuan berupa beras kepada warga kurang mampu yang terdampak wabah dan karantina wilayah, program ini juga melibatkan ojek daring (ojol) dalam proses pengirimannya. Humanity Careline ini bekerja sama dengan Kodam Jaya dalam pendistribusiannya.

"Humanity Careline, sebuah layanan pangan kepada masyarakat. Masyarakat dipersilakan aktif mengadukan, menyampaikan, menelepon layanan bebas pulsa kami. Lalu teman-teman ojek daring mengantarkan kebutuhan dasar Anda," kata Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin kepada ACT News, Kamis (16/4/2020).
Baca juga : Banjir Paling Parah, Ribuan Warga Karawang Terdampak
Di sisi lain, Ahyudin menjelaskan, Layanan Antar Pangan Gratis menjadi kesempatan para pengemudi ojek daring berbuat baik untuk bangsa. Ia berharap, semangat ACT membangun bangsa menular ke masyarakat. 'Bersama Selamatkan Bangsa' yang digaungkan ACT, lanjutnya, sebagai wadah terbesar kita semua untuk membantu dan meringankan beban sesama dengan apa yang dimiliki.
Ditambahkan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar, program Layanan Antar Pangan Gratis menjadi program jangka panjang yang bakal berjalan hingga wabah Covid-19 berakhir.
"Dengan spirit besar ‘Bersama Selamatkan Bangsa’ kita ingin mengajak seluruh elemen, Kita tidak ingin ada jarak di antara masyarakat. Kita ingin semuanya mendekat, mendekat ada dua, pertama yang bisa membantu dan yang terbantu," ujar Ibnu seperti dikutip news.act.id.
Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf. Jacky Ariestanto menjelaskan, pihaknya akan memberi dukungan dengan membuka posko-posko di lima Kodim di Jakarta. Lanjutnya, bantuan ini berupa beras 5 kilogram untuk satu kepala keluarga.
Baca juga : Beras Wakaf ACT Juga Dinikmati Keluarga Prasejahtera di Belawan Lho...
Sebagai informasi, Humanity Careline juga menjadi turunan Operasi Beras Gratis yang diluncurkan bersama TNI awal April kemarin. Publik dapat menghubungi Humanity Careline di nomor 0800 1 165 228. Layanan Antar Pangan Gratis ini akan melayani masyarakat prasejahtera yang sangat membutuhkan bantuan pangan (beras), dan juga menerima rekomendasi Anda jika ada keluarga, orang terdekat atau tetangga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan harian.
Operator layanan Humanity Careline dibuka pada dua sesi, yakni pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB. Sementara layanan pengantaran akan dilakukan selama dua kali sehari, yakni pukul 08.00-11.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB. (YUD)