LampuHijau.co.id - Guna menekan penyebaran virus Covid-19, pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah. Dampaknya adalah masyarakat semakin sulit mendapatkan akses untuk memenuhi kebutuhan pokoknya selama masa PSBB. Melihat situasi tersebut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) berinisiatif untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat sebanyak 1 ton daging fresh ke DPD Gemura DKI Jakarta.
Sebelumnya DPP Gemura juga sudah membagikan ribuan kilo gram beras yang sudah selesai didistribusikan ke masyarakat. DPP Gemura tidak sendiri, namun bekerjasama dengan organisasi kepemudaan lain seperti FKPPI, FKPPBM dan GPK. Bantuan daging tersebut rencananya akan didistribusikan dan dibagikan setiap minggunya 100 kg kepada masyarakat. Nantinya akan dibagikan dari pintu ke pintu saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baca juga : Belum Sebulan, Ratusan Ribu Jiwa Terbantu dalam Aksi Bersama Lawan Corona-ACT
“Ini adalah sebuah bentuk rasa syukur kami karena Ketua Dewan Pembina DPP Gemura terpilih sebagai Wagub DKI. Sehingga bisa membantu Pemprov DKI Jakarta lebih optimal menjalankan program-programnya, terlebih ketika sedang ada musibah Corona,” tegas Oktasari Sabil, Ketua Umum DPP Gemura.
Satu ton daging sapi memang bukan jumlah yang besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat DKI Jakarta, Okta juga sadar akan hal itu. Namun itulah kemampuan yang bisa diupayakan oleh DPP Gemura hari ini. Karenanya Okta menghimbau kepada organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan lain agar bergandengan tangan untuk turut meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
Baca juga : BAZNAS Selenggarakan Kurban Berdayakan Desa di 20 Provinsi
“Saya sadar jumah 1 ton daging itu sangat kecil dan tidak akan berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan warga DKI, karena itu saya berharap organisasi lain, OKP dan ormas-ormas yang ada di Indonesia, mari sama-sama bergandengan tangan untuk bahu-membahu membantu masyarakat dalam melewati krisis wabah Corona ini,” jelasnya.
Oktasari membantah jika bantuan beras dan daging tersebut disubsidi oleh Pemprov DKI. “Semua biaya yang timbul karena adanya bakti sosial ini adalah murni dari uang kas Gemura. Tidak ada sedikitpun bantuan dari pihak lain, apalagi Pemprov DKI. Untuk soal dana, kami rasa kami masih menjaga marwah dan independensi kita, meskipun Ketua Dewan Pembina Gemura saat ini sudah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI,” pungkas wanita berhijab ini.(MW)