LampuHijau.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar vaksinasi gratis terhadap hewan peliharaan di Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kegiatan digelar guna mencegah penularan penyakit rabies di lingkungan warga.
Lurah Koja Frimelda Novita mengatakan, vaksinasi rabies digelar atas permintaan warga dengan menyesuaikan program tahunan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kelautan (KPKP) Jakarta Utara. Petugas mendatangi tiap rumah (door to door) di 13 Rukun Warga (RW) yang memelihara hewan peliharaan.
"Seperti sekarang, vaksinasi ini ada di RW 04, 05, dan 06. Kemarin di RW 01, 02, dan 03. Besok ada di RW lainnya," kata Frimelda saat ditemui di RW 04 Kelurahan Koja, Selasa (9/4/2019).
Baca juga : Sampah Sisa Kampanya Prabowo-Sandi di GBK Hingga 72 Ton
Dijelaskannya, vaksinasi ditujukan untuk hewan peliharaan jenis kucing, anjing, kera, dan musang. Namun hingga saat ini, hanya ditemukan kucing dan anjing yang dipelihara warga. "Totalnya sekitar lebih dari 30 ekor kucing dan anjing yang telah divaksin. Besok masih berlanjut ke RW lainnya," jelasnya.
Dokter Hewan berwenang Sudin KPKP Jakarta Utara, drh. Inanusantri menerangkan, cairan vaksin yang disuntikkan ke hewan peliharaan tersebut berjenis Rabivet Supra 92. Vaksin buatan Indonesia itu dipastikan ampuh mencegah penyakit rabies pada keempat hewan tersebut.
"Kami menggunakan vaksin buatan Indonesia yang disarankan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia," ujarnya.
Baca juga : Rakalisa RW 04 Semper Barat Entaskan Kasus Kurang Gizi
Dia menyarankan, kepada pemilik hewan untuk menjamin kesehatan hewan yang dipeliharanya. Rutin memberikan vaksinasi baik melalui program pemerintah maupun klinik hewan swasta.
"Dalam Pergub Nomor 199 Tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies disebutkan, warga dilarang memelihara lebih dari lima hewan peliharaan dan harus menempatinya di dalam kandang. Jika itu tidak dilakukan, maka petugas berhak untuk mengambil hewan peliharaan tersebut," paparnya.
Sementara warga RW 04 Kelurahan Koja, Jubaedah (50), mengungkapkan rasa senangnya senang terhadap program vaksinasi ini. Kucing peliharannya mendapatkan perawatan agar tidak menularkan penyakit rabies. Program ini dianggapnya sangat membantu pemilik hewan yang tidak memiliki biaya untuk memberikan vaksin ke klinik swasta. Dia berharap kegiatan ini rutin digelar untuk mencegah berbagai penyakit yang berasal dari hewan.
Baca juga : Pemkot Jakut Bakal Bangun Trotoar Baru di Empat Lokasi
"Alhamdulillah si Jimbo (nama kucing yang dipelihara) saya dapat vaksin rabies. Ini kan gratis ya, kalau dibawa ke klinik hewan biayanya cukup mahal," tutupnya. (Sep)