LampuHijau.co.id - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diintruksikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai Jumat (10/4/2020) hari ini hingga 14 hari ke depan, langsung direspons pengurus Masjid dan Makam Keramat Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.
Guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), khususnya di tengah masyarakat Kampung Luar Batang, sejumlah aktivitas untuk sementara ditutup, termasuk bagi peziarah yang kerap berdatangan dari luar kawasan Jakarta Utara.
Adalah Ketua DKM Masjid Jami' Keramat Luar Batang yang juga anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Faisal yang mengungkapkan penutupan sementara sejak Kamis (9/4/2020) hingga Minggu (19/4/2020). Hal itu merupakan keputusan rapat bersama 8 April 2020 kemarin, yang dihadiri seluruh pengurus masjid, RT-RT dan seluruh RW yang berada di Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.
Baca juga : Pergub No. 33/2020 Diteken, Setop Corona! Anies Ajak Warga Berdiam di Rumah
"Dengan adanya keputusan tersebut, disepakati sejak Kamis (9/4/2020) hingga Minggu (19/4/2020) pengurus meniadakan sementara pelaksanaan salat Jumat selama masa karantina mandiri Kampung Luar Batang. Karena yang kita harapkan dengan penutupan area kampung kami, bisa menghindari masyarakat sekitar dari penularan wabah virus Corona (covid-19) yang saat ini sudah menjangkit jutaan orang di dunia," ujar anggota Komisi A DPRD DKI itu kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).
Adanya keputusan karantina wilayah, kata politisi berbadan tegap itu, dibarengi dengan sosialisasi pengurus masjid lewat spanduk pemberitahuan, yang menginformasikan ditiadakannya ibadah salat Jumat sementara waktu dan ziarah makam. Meski ibadah salat Jumat sementara waktu ditiadakan, kata Faisal, anggaran untuk khatib tetap dikeluarkan oleh pengurus Masjid Jami' Keramat Luar Batang.
"Anggaran tetap dikeluarkan untuk diberikan kepada khotib. Walaupun tidak melaksanakan sholat Jumat, kita memberikan bantuan terhadap khotib yang terkena imbas kebijakan covid 19," bebernya.
Baca juga : Cegah Corona, Sarana Jaya Lengkapi Wastafel di Menara Samawa
Di samping itu, pengurus masjid pun membuat kesepakatan agar seluruh pengurus masjid untuk membantu piket satgas wilayah dalam rangka karantina mandiri Kampung Luar Batang. "Bentuk pengamanan bakal dilakukan selama 24 jam di 4 (empat) pintu akses keluar-masuk Kampung Luar Batang," tuturnya.
Para pengurus yang bertugas menjaga pintu dibekali pengetahuan agar bisa menjelaskan pada masyarakat umum yang hendak berziarah. Tujuannya, agar bisa menjelaskan secara persuasif pada para pejiarah untuk menunda sementara aktivitas ziarah makamnya.
"Kita berharap, karantina wilayah ini tidak berlangsung lama. Mudah-mudahan bencana wabah Corona yang dialami dunia saat ini bisa berakhir sebelum datangnya bulan suci Ramadhan. Agar masyarakat luas di DKI dan juga dunia bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh kekhidmatan," tuturnya. (DRI)