LampuHijau.co.id - Ketua Presidium GNR (Garda Nasional untuk Rakyat) Agung Wibowo Hadi menyesalkan sikap Ketua Fraksi Partai Golkar DKI Jakarta Basri Baco.
“Mulutnya kok kayak comberan ya,” ujar Agung Dekil sapaan akrab eks aktivis 98 ini, Minggu (5/4/2020).
Agung yang juga relawan Jokowi ini berencana melaporkan Baco ke komite etik DPP Golkar, Dewan Pers, Polda Metro Jaya, dan BK DPRD DKI. "Ini namanya merusak Golkar sebagai partai besar. Ke Polda karena ada indikasi ancaman kerja wartawan, dan ke BK DPRD karena tak beretika, serta Dewan Pers lantaran telah menghalangi kerja wartawan sebagai pilar demokrasi," pungkasnya.
Baca juga : Bayi di Bogor Digigit Tikus, Hidung & Mukanya Luka Robek
Sebelumnya, jelang pelaksanaan Paripurna Pemilihan Calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Senin (6/4/2020), Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco malah terlibat keributan dengan wartawan. Pemicunya, Baco yang juga menjabat Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI, dikonfirmasi oleh wartawan radarnonstop.co, Ahmad Zubair soal adanya isu dugaan Panlih menerima 'dana ngopi', di balik rencana pemilihan pengganti Sandiaga Uno itu tetap digelar di tengah wabah corona.
Awalnya Baco pun membantah isu tersebut. Dia bahkan menyebut itu sebagai fitnah. Namun, ketika konfirmasi itu dibuat berita, Baco mendadak naik pitam. Sejurus kemudian, dia juga langsung mencaci dan memaki wartawan melalui percakapan pesan WhatsApp (WA) dengan nada yang tak pantas.
Pesan bernada melecehkan tersebut bahkan disampaikan beberapa kali oleh politikus partai berlambang Pohon Beringin itu.
Baca juga : Pemkab Cirebon Ajak 25 Wartawan Kunker ke Malang
"Setan lu, gw laporin ke Dewan Pers lu. Di bayar berapu lu? Buat busukin panlih??!!! Yg pasti sudah di bayar malah ente, supaya naikin berita pesanan... bangsat ente ber!!!,” tulis Baco sebagaimana dilihat dari screenshot, yang di-share di WhatsApp grup wartawan Balaikota-DPRD DKI.
Mendapat ucapan dan makian tersebut, jurnalis radarnonstop.co lantas mempertanyakan maksud dan tujuan cacian yang ditulis Basri Baco. “Astagfirullah...kok malah marah2 ke saya bang...kan saya sesuai pernyataan abang...abang bilang fitnah saya tuliskan fitnah...salah saya dimana bang? Kalo saya plintir omongan abang baru itu saya salah,” ujar wartawan membalas makian Basri Baco.
“Ngapain lu naikin berita begitu klo engga ada yg pesan??! Mampus aja lo!!!,” balas Basri Baco. (ULI)