LampuHijau.co.id - Aksi Cepat Tanggap (ACT) sejak Selasa (24/3/2020), merilis program baru di bidang ekonomi sebagai imbas wabah Corona. Program dengan nama "Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg" ini, kolaborasi ACT dengan warteg di wilayah Jabodetabek.
Selain turut membantu UMKM warteg, program ini juga demi membantu masyarakat prasejahtera, yakni para pekerja informal harian yang paling merasakan dampak Covid-19. Mereka bakal mendapat hidangan gratis dari warteg yang sudah bekerja sama tersebut. Lalu, di mana saja warteg yang sudah bisa menyajikan makan gratis tersebut?
Dikatakan Koordinator Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg Sutaryo, hingga Kamis (26/3/2020) kemarin, sudah ada 50 warteg yang bekerja sama dengan ACT menyediakan paket makan gratis. Seluruh warteg ini tersebar di tiga wilayah yakni Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Di masa pandemi Corona ini, lanjutnya, bakal makin banyak warteg yang turut bekerja sama.
Baca juga : Asyik, Ada 1.000 Warteg Sajikan Makan Gratis dari ACT Nih!!!
Dikutip dari news.act.id pada Kamis (26/3), untuk wilayah Jakarta antara lain Warteg Nurul, Warteg Bu Ali, Warteg Ridho Ibu, Warteg Gaul,Warteg Putra Bahari, Warteg Bahari, Warteg Kharisma Bahari, Warteg Pesona Bahari, Warteg Sami Asih, Warteg Mba Ira, Warteg Pesona Bahari, dan puluhan warteg lainnya. Di Tangerang, warteg mitra ACT di antaranya Warteg Permata Bahari, Warteg Cemara, Warteg Mustika, Warteg Nambo, Warteg Orenge, Warteg Puput,Warteg Lulu, Warteg Top, dan lainnya. Sementara di Bekasi, ada Warteg Kowantara dan Warung Nasi Lengko.
"Masyarakat bisa mendapatkan makanan gratis dari warteg-warteg yang sudah bekerja sama dengan ACT. Cara mengenalnya mudah, semua warteg mitra kami sudah terpasang spanduk 'Operasi Makan Gratis'. Penanda ini menunjukkan warga setempat maupun pengemudi angkutan daring bisa mendapatkan makanan gratis dari warteg mitra kami," terang Sutaryo kepada ACT News.
Program pemberdayaan ekonomi bagi UMKM warteg ini pun mendapat antusias pemilik warteg. Mereka jelas merasa sangat terbantu dengan kolaborasi yang diinisiasi ACT.
Baca juga : Dinas Koperasi Jakarta Digugat ke PTUN
Sahono Suyadi, pemilik Warteg Nurul di bilangan Menteng, Jakarta Pusat salah satunya. Kata dia, kolaborasi dengan ACT sebagai langkah baik bagi yang tidak secara langsung terdampak Covid-19.
Sementara Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan, saat ini masyarakat membutuhkan dukungan pangan, terlebih mulai terpengaruhnya perekonomian karena wabah corona. Selain menyediakan pangan bagi pekerja informal dan masyarakat prasejahtera, kolaborasi dengan ACT ini juga ingin mempertahankan eksistensi usaha warteg.
“Inilah cara kita untuk meyakinkan masyarakat bahwa musibah ini juga menjadi cara memasifkan kebaikan,” katanya dikutip dari ACT News. (YUD)