LampuHijau.co.id - Pasca ditemukannya warga Johar Baru positif virus corona atau COVID-19, warga permukiman padat se-Jakarta Pusat itu terus berinovasi melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Salah satunya dengan membentuk relawan warga secara sukarela. Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri membenarkan jika warganya ada yang positif virus corona atau Covid-19. "Warga RW 09 ada positif virus corona 1 orang. Sekarang sudah dibawa ke RS rujukan," katanya kepada wartawan, Kamis (26/03/20).
Baca juga : Gegara Virus Corona, Rakitic Keluar Rumah Cuma Buat Buang Sampah
Mengantisipasi penyebaran virus corona di lingkungan kembali terulang, warga pun akhirnya membentuk tim relawan cegah corona secara sukarela. Sebanyak 15 warga RW 09 Kecamatan Johar Baru membentuk tim relawan corona guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang penularannya semakin cepat. Pembentukan relawan secara sukarela itu diinisiasi oleh Ketua RW 09. Pihak RW mengumpulkan para ketua RT dan membentuk relawan corona yang bertugas melakukan sosialisasi ke rumah-rumah warga dan membantu penyemprotan disinfektan secara swadaya masyarakat.
"Para relawan yang berjumlah 15 orang dilengkapi masker dan sarung tangan. Mereka rata-rata kalangan muda. Jika menemukan warga yang mengalami gejala virus corona, mereka berkoordinasi dengan puskesmas. Tim relawan di tingkat RW ini dibentuk dengan kesadaran sendiri," kata Nurhelmi.
Baca juga : MANTAP! Tiga Pilar Johar Baru Serukan 12 Poin Imbauan Covid-19 Melalui Masjid
Relawan ini, sambung Camat, secara umum sudah dibekali ilmu pengetahuan terkait sosialisasi Covid-19. Namun khusus penanganan ODP dan PDP, mereka harus berkordinasi dengan puskesmas setempat. Di lokasi yang sama, Sekcam Fachrudin menjelaskan, di RW 09 terdapat sekitar 900 kepala keluarga. Dengan jumlah padat penduduk tersebut, peran serta kesadaran masyarakat dalam membantu sosialisasi penanganan Covid-19 sangat diperlukan. "Nanti akan kita dorong di tiap RW lainnya pembentukan relawan," tambahnya.
Baca juga : 160 Positif Corona, Anies Minta Wali Kota dan Lurah Kerja Keras
Sementara untuk alat penyemprotan disinfektan, warga juga mendesain sendiri secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Alat penyemprotan disinfektan terbuat dari pompa akuarium, aki dan selang air. "Alat sederhana yang dibuat secara mandiri. Cairan disinfektannya didapat dari hasil swadaya Ketua RW. Para relawan menyemprot disinfektan secara keliling di 16 RT, terus bergilir setiap hari. Disamping menyemprot disinfektan, mereka juga melakukan sosialisasi langsung menggunakan speaker yang telah disiapkan di dalam gerobak dorong," tukas sekcam. (RKY)