Tak Fokus Tangani Corona, Politisi Gerindra Minta Anies Copot Kadis Kesehatan DKI

Minggu, 15 Maret 2020, 21:52 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dalam penanganan virus Corona atau Covid-19, jajaran Dinas Kesehatan DKI dinilai tidak tanggap dengan arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dan terkesan tidak fokus bekerja dalam menangani virus membahayakan ini.

"Karena itu, saya minta Gubernur Anies segera ganti Kepala Dinas Kesehatan DKI dan jajarannya yang terkait dalam penanganan penularan virus Corona," kata anggota Komisi E DPRD DKI, dr. Dian Pratama kepada lampuhijau.co.id di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Baca juga : Kasus Dugaan Gratifikasi, Merasa Didzolimi Hendra Minta Perlindungan Hukum

Ketidakcakapan Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti dan jajarannya, ungkap politisi Partai Gerindra yang berprofesi sebagai dokter ini, salah satunya terlihat dari ketersediaan ambulans khusus antar pasien Covid 19 yang cuma satu unit.

"Bukan hanya itu, alat perlindungan diri bagi tenaga kesehatan tidak tersedia sebagaimana mestinya.  Juga tidak ada leader yang jelas di Dinas Kesehatan DKI sebagai orang yang mengatur penanganan Covid 19," papar dr. Dian.

Baca juga : Terkait Ajang Formula E Politisi Demokrat Minta Kepastian Anies

Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI ini mengimbau kepada Gubernur Anies, agar menunjuk RSUD Duren Sawit  sebagai pusat rujukan Covid 19 di DKI.

"Kenapa RSUD Duren Sawit? Karena selama ini agak sepi pasien. Sementara sekarang dengan bertambahnya pasen Covid 19, rumah sakit banyak yang full. Saya juga minta harus ada laboratorium yg membantu seperti meminta kesediaan lab swasta seperti Prodia," tandasnya.

Baca juga : Bakal Cetak 5 Juta Tenaga Kerja, Pemda Kota Cirebon Sambut Baik KEK Rebana

Dokter Dian juga meminta, harus ada pemantauan pada pasien orang dengan pemantauan (ODP). "Namun faktanya, ODP ini yang harusnya ditangani oleh P2PM Dinkes DKI, tapi tidak jalan. Makanya saya minta Kepala Dinas dan Kepala P2PM harus diganti. Keterbukaan informasi bagi tenaga kesehatan penting, agar tenaga kesehatan tidak tertular," imbuhnya.

Lebih miris lagi yang terjadi peristiwa di Cililitan dan viral di medsos soal ada ODP, tambah Dian, justru Kepala P2PM Dinas Kesehatan DKI malah berbohong dan tidak akui itu ODP Corona. Ini dianggapnya sangat aneh. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal