Lagi Bengong di Kali Dipanggil Istri, Sempoyongan, Pengamen di Jakut Jatuh Tenggelam

Proses pencarian jasad korban. (Foto: net)
Senin, 8 April 2019, 11:25 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ahmad Faisal (19) tenggelam di Kali Sunter depan Pasar Ular, Koja, Jakarta Utara sejak Minggu (7/4/2019) malam. Kala itu, korban tengah santai di sekitaran kali.

Dikatakan Istri korban, Nur Alisah (18), peristiwa tenggelamnya korban terjadi malam hari sekira pukul 21.30 WIB. Awalnya, korban duduk di pipa yang melintang di atas kali itu. "Saya lihat korban lagi duduk sendirian di tengah-tengah, terus saya panggil," kata dia, Senin (8/4) pagi.

Baca juga : Cegah Investasi Bodong, DKI Gandeng OJK

Hingga kemudian suaminya berdiri di atas pipa dan beranjak menghampirinya di bantaran kali. "Panggilan kedua baru dia bangun mulai jalan, tapi jalannya kayak orang sempoyongan. Pas jalan ke pinggir tiba-tiba kepeleset," ucap Alisah.

Sementara, Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari jasad korban dengan berbagai cara. Salah satunya melakukan penyelaman dan manuver perahu karet. Tapi, jasad korban yang merupakan seorang pengamen tak kunjung mengambang.

Baca juga : Pemuda Pasar Manggis Minta Pekerjaan ke Pemkot Jakarta Selatan

"Kemungkinan besar korban tersangkut lumpur di dasar kali. Makanya kita lakukan manuver perahu karet supaya jasadnya timbul ke permukaan," kata On Scene Commander (OSC) Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Jakarta, Rizky Dwianto.

Rizky menjelaskan, proses evakuasi ini setidaknya melibatkan 30 personel gabungan dari Kantor SAR, petugas pemadam kebakaran, dan potensi SAR lainnya. Sebanyak 30 personel gabungan itu kemudian dibagi menjadi tiga tim, yang terjun langsung ke dalam kali.

Baca juga : HBKB Kampung Sukapura, Ajang Olahraga dan Interaksi Budaya Masyarakat

"Tadi pembagian tim dibagi menjadi tiga crew. Crew pertama itu melakukan pencarian manual dengan membuat barisan di kali kemudian disisir ke arah hilir," katanya.

Selain evakuasi secara manual, dua tim yang menggunakan perahu karet juga dikerahkan dalam proses evakuasi. Kedua, perahu karet dikerahkan bersama sejumlah personel untuk melakukan penyisiran di kali dengan radius 2 kilometer dari hulu ke hilir. (Sep)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal