Menteri BUMN Didesak Batalkan Penunjukan Warih Sardono

Menteri BUMN Erick Tohir. (Foto: net)
Rabu, 4 Maret 2020, 19:05 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Penunjukan Warih Sadono sebagai Staf Ahli bidang Implementasi Kebijakan Strategis, Kementerian BUMN menuai kritik tajam. Meski 'alumni' KPK, mantan Kajati DKI Jakarta tersebut memiliki banyak catatan negatif selama berdinas di kejaksaan.

Menurut Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar, Menteri BUMN Erick Thohir seperti menutup mata dalam memilih Warih. "Jangan lupa, semasa menjabat Kajati DKI, banyak anggota Warih yang kena OTT KPK kasus suap dan pemerasan. Bahkan Warih pun diduga sempat diperiksa," ujar Haris di Jakarta, Rabu (04/03/20).

Baca juga : Bumigas Energi Kecewa Kementerian ESDM Tak Bisa Tunjukkan IUP di Sidang Mediasi

Banyaknya OTT di Kejati DKI tersebut, kata Haris, membuktikan Warih Sadono tidak tegas membersihkan institusi dari anak buahnya yang korup di internal. Termasuk lalai melakukan pengawasan melekat di jajarannya.

Penunjukan Warih ini pun mencoreng kinerja positif Erick selama ini yang dikenal sedang bersih-bersih di seluruh korporasi pelat merah. Erick pun dinilai abai memperhatikan track record negatif Warih.

Baca juga : Hadiri Rapat Tingkat Menteri, Anies Jelaskan Pengungsi Korban Banjir Sudah ke Rumah

"Ada hubungan apa Menteri BUMN dengan Warih? Ini harus dijelaskan ke publik, apa alasan memilih Warih kalau alasannya karena akhlak, kita semua tahu betul akhlak yang bersangkutan sebenarnya seperti apa. Kementerian BUMN harus diisi pejabat publik yang jelas track record nya. Jadi penunjukan Warih harus dibatalkan," kata Haris.

Senada pengamat hukum Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad, mengatakan hendaknya Menteri BUMN memilih pejabatnya dengan mengedepankan integritas, track record dan reputasi yang baik.

Baca juga : 30 Anggota Polri Berprestasi Dapat Penghargaan dari Kapolda Metro

"Ya, rekruitmen pejabat, salah satu prinsipnya adalah transparansi. Termasuk dalam pertimbangannya, Kementerian BUMN sangat strategis hendaknya pilihan pejabatnya mengedepankan integritas, termasuk mengecek reputasi Warih," kata dia. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal