Pangan dari Dapur Indonesia Cairkan Selimut Salju Pengungsi Suriah

Dapur Umum Indonesia tengah sibuk menyiapkan makanan untuk para pengungsi Suriah di Idlib. (Foto: ACT)
Rabu, 19 Februari 2020, 14:07 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Para pengungsi Suriah di Idlib saat ini tengah merana, mengingat musim dingin sedang pada pucaknya. Dinginnya udara malam ditambah hujan salju, kian menusuk hingga ke tulang. Para pengungsi pun bak diselimuti hawa dingin salju.

Apalagi, kondisi mereka yang masih hidup di dalam tenda-tenda seadanya. Mereka harus mampu bertahan dalam kondisi tersebut. Beruntung, bantuan para dermawan sedikit banyak mencairkan selimut salju tersebut.

Baca juga : Partner Day 2020, Hikvision Indonesia Ingin Realisasikan Smart City

Salah satunya dari para donatur Indonesia berupa bantuan pangan. Lewat Dapur Indonesia yang didirikan Aksi Cepat Tanggap, para pengungsi bisa merasakan nikmat dan hangatnya masakan yang telah dibuat.

Bertempat di salah satu bangunan di Idlib, Dapur Indonesia pada Kamis (13/2/2020), tengah sibuk menyiapkan seribu porsi makanan siap santap bagi para pengungsi. Dapur Indonesia yang hadir hingga Jumat (14/2/2020) itu, hasil kerja sama Bamuis dan Kitabisa. Untuk kali ini, dapur tersebut diperuntukkan pengungsi Suriah di Idlib Utara.

Baca juga : Pengacara Juniar Bantah Kliennya Terlibat Kasus Penipuan

"Mereka mengungsi tanpa membawa harta benda. Para pengungsi itu mengandalkan bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup,” kata Firdaus Guritno dari Global Humanity Response (GHR)-ACT, seperti dikutip news.act.id, Senin (17/2/2020).

Ratusan ribu warga sipil yang didominasi perempuan dan anak-anak tinggal dengan makanan terbatas di suhu dingin. Mereka harus keluar dari rumah karena serangan militer. Kamp-kamp di Idlib Utara sudah lima kali lipat dari kapasitas, dengan kekurangan makanan dan air. Tempat tersebut tidak dapat mengatasi pendatang baru lagi sebagaimana diberitakan The Guardian. Februari ini, suhu di Idlib berkisar 5-13 derajat Celsius. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal