Ratusan KPPS Pegangsaan Dua Sibuk Ikut Bimtek Simulasi Pemilu 2019

Minggu, 7 April 2019, 12:17 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan simulasi Pemilu 2019, Minggu (7/4/2019). Kegiatan digelar untuk memberikan pemahaman terkait tata cara pemungutan suara.

Sekertaris Lurah Pegangsaan Dua Zainul Arifin mengatakan, peserta bimtek dan simulasi berjumlah 672 KPPS yang berasal dari total sebanyak 168 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Bimtek dibagi dalam lima kelas yang diselenggarakan di aula Sekretariat RW 12 selama dua hari.

Baca juga : Puspomal Tegaskan Netral dan Siap Amankan Pemilu 2019

"Setiap kelas diikuti sekitar 140 KPPS. Dimana setiap TPS terdiri dari tujuh KPPS dan dua Pamsung," katanya ditemui di Aula RW 12 Kelurahan Pegangsaan Dua.

Menurut dia, bimtek dan simulasi ini digelar untuk memberikan pemahaman terkait proses pemungutan suara. Sehingga dapat meminimalisir kesalahan saat pemilu nanti. "Ada kekhawatiran KPPS yang masih belum mengetahui tata cara pemungutan suara. Jadi, bimtek dan simulasi ini kami gelar agar seluruh KPPS mengerti tugas dan fungsi saat pemilu nanti," jelasnya.

Baca juga : KEREN NIH! Sabtu-Minggu, Pelayanan Dukcapil Jakut Tetap Buka

Ketua RW 12 Pegangsaan Dua Soedirman menerangkan, bimtek dan simulasi ini digelar susuai ketentuan tata cara pemilu 2019. Dilengkapi seluruh perangkat menyerupai, mulai dari kotak suara, surat suara, bilik suara, tinta, petugas KPPS hingga para pengawas pemilu.

Untuk pemilu kali ini, wilayahnya terdiri dari 19 TPS yang dikonsep deret seperti pemilu sebelumnya. Sedangkan total pemilih berkisar 5.700 orang. "Diramaikan sejumlah pedagang binaan sehingga dapat mencairkan suasana di sekitar TPS," ungkapnya.

Baca juga : Diresmikan Menag, BAZNAS Berdayakan Mustahik Kampung Zakat di Bekasi

Sementara anggota KPPS TPS 149, RW 026 Kelurahan Pegangsaan Dua, Gayamanto Wiharja, menerangkan bimtek dan simulasi ini sangat berguna baginya. Lebih memahami tata cara pemungutan suara ketimbang dari buku panduan yang dipelajarinya.

"Kami (KPPS) lebih paham dan mengerti bagaimana tata cara pemungutan suara nanti. Jadi meminimalisir kekeliruan sehingga proses pemilu berjalan lancar," tutupnya. (Sep)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal