LampuHijau.co.id - Penyanyi asal Pantura, Subang, Jawa Barat, Gabriel Adammara menghadirkan karya musik terbaru berjudul “Depo Deui”, sebuah lagu yang tidak hanya mengedepankan unsur hiburan, tetapi juga membawa pesan moral melalui lirik berbahasa Sunda.
Lagu “Depo Deui” merupakan karya ciptaan dan komposisi dari Badai. Dalam proses penggarapannya, terdapat sedikit tambahan sentuhan musikal dari Bayu Nirwana yang memberikan warna tersendiri serta membuat nuansa musik dalam lagu tersebut terasa semakin hidup dan dinamis.
Penggunaan bahasa Sunda menjadi salah satu daya tarik utama dalam lagu ini. Selain menghadirkan karakter yang khas, penggunaan bahasa daerah tersebut juga menjadi upaya untuk mengangkat nuansa budaya lokal ke dalam karya musik yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Baca juga : Persiapan Angkutan Nataru, DJKA dan KAI Gelar Ramp Check Sarana dan Prasarana
Melalui pilihan kata dan ungkapan dalam bahasa Sunda, “Depo Deui” menyampaikan pesan tentang kehidupan, sikap dalam menghadapi berbagai persoalan, serta pentingnya mengambil pelajaran dari setiap pengalaman yang dilalui.
Kehadiran lagu ini juga menunjukkan bahwa bahasa daerah masih memiliki ruang yang kuat dalam perkembangan musik masa kini. Bahasa Sunda tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya, tetapi juga dapat dikemas menjadi sebuah karya musik yang komunikatif, modern, dan memiliki nilai moral.
Gabriel Adammara berharap “Depo Deui” dapat diterima oleh para pencinta musik sekaligus memberikan makna bagi para pendengarnya. Pesan yang disampaikan melalui lagu ini diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk lebih menghargai kehidupan, menjaga hubungan dengan sesama, serta tidak melupakan akar budaya dan bahasa daerah.
Baca juga : Soal Cagub DKI 2025, LIGA Jakarta akan Safari ke 267 Kelurahan
Dengan perpaduan antara karakter vokal Gabriel Adammara, lirik berbahasa Sunda, serta aransemen dan sentuhan musikal yang kuat bergenre Pop Rock, “Depo Deui” menjadi salah satu karya yang membawa semangat pelestarian budaya melalui jalur musik.
Lagu ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sebuah karya musik tidak harus berhenti sebagai hiburan semata. Di balik melodi dan lirik, musik juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat.
Lagu-lagu lainnya yang dinyanyikan oleh Gabriel Adammara juga mendapat dukungan yang baik dari grup band nasional NIRWANA BAND, yang terdiri dari Denis sebagai vokalis, Bayu sebagai gitaris melodi, Avew sebagai gitaris kedua, dan Bule sebagai bassist.
Baca juga : Peduli Pendidikan Subang, Dahana Hadirkan Wifi Corner Taman Canda
Selain itu, Gabriel Adammara juga mendapat dukungan dari Jago Nada yang menjadi wadah bagi para pendatang baru untuk berkarya dan mengembangkan potensi mereka di dunia musik.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Gabriel Adammara berharap dapat terus menghadirkan karya-karya musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki karakter, pesan, dan nilai budaya yang dapat diterima oleh berbagai kalangan. (rls)