ABK Yang Terjatuh di Perairan Marunda Jakut Ditemukan Tiga Hari Kemudian Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

Rabu, 9 September 2026, 15:47 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui Subdit Gakkum melakukan penanganan terhadap peristiwa jatuh dan tenggelamnya seorang anak buah kapal (ABK) TK. OB AS Power 7 atas nama Moh. Sulton di perairan Marunda, Jakarta Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Korban diketahui sedang melaksanakan pekerjaan menutup main hole tangki void di bagian kanan kapal bersama seorang rekannya.

Saat pekerjaan berlangsung, korban dan rekannya bekerja di bagian masing-masing. Rekan korban kemudian memanggil Moh. Sulton untuk menghidupkan penerangan dan menurunkan bendera, namun tidak mendapatkan jawaban. Rekan korban selanjutnya melakukan pengecekan di bagian kanan tongkang hingga seluruh bagian kapal, namun korban tidak ditemukan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV kapal, diketahui korban terekam terjatuh ke laut saat sedang melaksanakan pekerjaan di bagian main hole tangki void.

Baca juga : 2 Orang Terduga Penista Agama Masih Diperiksa di Polres Jakut: Akan Dirilis Kalau Sudah Jadi Tersangka

Mendapat informasi tersebut, pihak kapal kemudian melakukan upaya pencarian di sekitar TK. OB AS Power 7 serta menyampaikan informasi kejadian kepada pihak terkait guna mendukung proses pencarian dan pertolongan.

Ditpolairud Polda Metro Jaya melalui Subdit Gakkum selanjutnya melakukan penanganan dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan unsur terkait dalam proses pencarian korban.

Pada Selasa (8/9/2026), korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Marunda, dengan posisi kurang lebih 15 meter dari kapal TK. OB AS Power 7. Proses evakuasi korban dilakukan menggunakan kapal Basarnas menuju Dermaga Pos TNI-AL Marunda.

Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan sesuai prosedur serta melengkapi proses penyelidikan guna memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Baca juga : Galbay Utang 30 juta, Iwan Kurniawan Dikurung Seharian Dalam Kondisi Terikat

“Ditpolairud Polda Metro Jaya melalui Subdit Gakkum telah melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut, mulai dari pengecekan TKP, proses evakuasi korban, pemeriksaan saksi-saksi hingga koordinasi dengan pihak terkait. Selanjutnya, proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk melengkapi fakta dan keterangan terkait kejadian,” ujar AKBP Ardhie Demastyo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi dan rekaman CCTV, korban diduga terjatuh ke laut saat sedang melakukan pekerjaan menutup main hole tangki void di bagian kanan kapal.

Dalam penanganan perkara tersebut, Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya juga telah membuat administrasi penyelidikan, melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, membuat surat pengantar visum, serta mengantar jenazah ke RSCM untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian selanjutnya akan melengkapi administrasi penyelidikan, menunggu hasil pemeriksaan visum dari RSCM, melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga korban, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan lebih lanjut.

Baca juga : Kasus Cewek Muda Ditemukan Tewas di Kos Tanjung Priok Diselidiki Polisi: Kematian Bisa Dibilang Tak Wajar

Ditpolairud Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan penanganan secara profesional terhadap setiap kejadian di wilayah perairan, sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Rip)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal