LampuHijau.co.id - Seorang sopir pickup berinisial HS (40) datang ke kantor polisi dan mengaku jika dirinya telah menjadi korban aksi pemalakan oleh komplotan preman jalanan saat melintas di Jalan Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara pada Rabu, 02 September 2026, pukul 14.30 WIB.
HS juga mengaku kalau dalam insiden mengerikan itu, tas yang berisikan 1 Unit Hp Samsung, Dokumen, Dompet dan Uang Tunai yang dibawanya ikut diambil oleh komplotan tersebut.
Baca juga : Ongen Minta Sektor Kesehatan & Kebencanaan Harus Tetap Diprioritaskan
Namun HS mengurungkan niatnya untuk membuat laporan polisi secara resmi. Ia hanya membuat surat kehilangan barang saja di kantor Polisi yang ada di wilayah Cilincing tersebut. "Iya kemaren ada korban pemalakan, namun korban tidak mau membuat laporan polisi. Ia cuma buat surat kehilangan saja," terang Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, Kamis (3/9).
Meskipun begitu kata Bobi, pihaknya tetap menindaklanjuti laporan tentang adanya aksi pemalakan di lokasi tersebut. "Team Opsnal III Unit Reskrim Polsek Cilincing sudah melakukan cek ke TKP, mencari dan menginterogasi saksi-saksi, serta mencari rekaman CCTV," kata Bobi.
Baca juga : Sopir Angkot di Cilincing Tewas Dibacok, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap
"Biarpun korban tidak membuat laporan polisi, namun pelaku tetap kita buru. Hal itu agar masyarakat menjadi tenang saat melintas diwilayah tersebut," ungkap Bobi. (Rip)