LampuHijau.co.id - Seorang kernet truk bernama Akid, warga Cirebon, Jawa Barat dilaporkan mengalami kebingungan saat dirinya ditinggal sopir usai melakukan aktifitas bongkar muat garam di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/8).
Ponsel Akid pun juga ternyata dilaporkan sudah hilang saat dirinya berada di jalan tol Karawang sehingga mengalami kesulitan untuk menghubungi sang sopir yang telah pergi meninggalkannya. Atas kejadian yang dialaminya, Akid pun berinisiatif untuk mendatangi kantor polisi setempat yang jaraknya disebut tidak terlalu jauh dari tempat aktifitas bongkar muat.
Setelah tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, petugas SPKT segera menerima laporan Akid dan langsung menindak lanjutinya. "Iya, usai menerima laporan tersebut, Operator Layanan Polri 110 Brigadir Arif segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Call Center Layanan Polri 110 Polres Cirebon," terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri.
Informasi tersebut pun lalu kata Fajri, diteruskan kepada anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pabuaran Polres Cirebon agar segera menghubungi pihak perusahaan dimana tempat Akid bekerja dan menyampaikan agar dapat segera menjemput Akid.
"Tidak berselang lama, Akid akhirnya dapat dijemput oleh sopir truk lain yang juga ada melakukan aktifitas bongkar muat di area Pelabuhan Tanjung Priok. Itu berkat koordinasi yang cepat dan sinergi antar jajaran kepolisian, " beber Fajri.
Diketahui, dalam melakukan aktifitas bongkar muat barang di area Pelabuhan Tanjung Priok, ada peraturan yang boleh diijinkan masuk kedalam hanyalah sopir saja, sehingga sang kernet harus menunggu diruang tunggu yang disediakan.
"Jadi usai aktifitas bongkar muat, sang sopir disebut tidak menemukan kernetnya berada di ruang tunggu. Sang sopir juga sempat mencari-cari selama setengah jam sebelum akhirnya pergi meninggalkan si kernet. Beruntung masalah ini bisa terselesaikan setelah kernetnya mendatangi pihak kepolisian," ujar Fajri.
Peristiwa ini kata Fajri, menjadi bukti nyata bahwa Layanan Call Center Polri 110 hadir untuk memberikan bantuan secara cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi dan pengguna jalan, masyarakat apabila mengalami gangguan kamtibmas atau situasi darurat yang memerlukan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Layanan Polri 110. Layanan ini bebas pulsa dan siaga 24 jam," ungkap Fajri. (Rip)