Kemenko Pangan Percepat Pembangunan KSPEAN di Kalimantan Tengah Pada Tahun 2026

Kamis, 2 Juli 2026, 17:17 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) melakukan percepatan pembangunan kawasan Sentra Ketahanan Pangan, Energi, dan Air (KSPEAN) di Kalimantan Tengah (Kalteng) demi mendukung ketahanan pangan nasional. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 yang menugaskan pemerintah menyiapkan kawasan sentra ketahanan pangan, energi, dan air di Kalimantan Tengah.

Pengembangan tahap awal dilakukan di enam kabupaten yang dinilai memiliki potensi terbesar mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga : Arkors 85 Adakan Pertemuan di Pademangan, Akan Gandeng Anak Muda Bentuk Tim Futsal

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, proyek tersebut sebenarnya telah dimulai sejak 1995 dan berlanjut pada 1999 serta 2020. Namun sampai saat ini, hasil yang dicapai belum memenuhi target.

"Proses ini sudah berjalan cukup lama, secara teknis ada 3 fase yang telah berjalan dan hampir semuanya belum membuahkan hasil yang memuaskan. Kita bersama seluruh jajaran dari kementerian terkait termasuk dari kejaksaan agung menyiapkan langkah-langkah dalam rangka percepatan pembangunan KSPEAN di Kalimantan tengah," kata Hanif Faisol, Kamis, 2 Juni 2026.

Baca juga : Minta Aparat Tangkap Pelaku Penyiram Andrie Yunus, Kiai Maman: Negara Tak Boleh Tunduk Pada Teror

Pihaknya akan fokus pada areal di luar kawasan hutan dan telah tersedia kajiannya pada tahun 2020 dari Bappenas maupun dari kementerian lainnya. "Jadi langkah itu kita pastikan bisa dilakukan dengan detail, termasuk melengkapinya dengan manajemen resiko pembangunan nasional," ucapnya.

Melalui percepatan pembangunan kawasan Sentra Ketahanan Pangan, Energi, dan Air (KSPEAN) di Kalimantan Tengah tersebut diharapkan sesuai dengan nawacita Presiden Prabowo. "Apa yang dicita citakan dalam nawacita bapak presiden untuk membangun ketahanan pangan, kita memang harus benar-benar serius. Kita bangun pada kondisi yang seperti ini. Sehingga pembangunan KSPEAN ini tidak hanya di Papua Selatan tetapi meliputi 4 provinsi penting," katanya.

Baca juga : Herman Khaeron: Santunan Yatim Adalah Amanat UUD 1945, Negara Tak Boleh Abai

Pembangunan KSPEAN meliputi lahan sejuta hektar bekas proyek lahan gambut di beberapa kabupaten wilayah Kalimantan Tengah. "Kita akan fokus kepada 6 kabupaten utama sebagai penyumbang yang memenuhi potensi untuk dibangunnya KSPEAN ini," ujarnya.

Target pengerjaan dimulai pada tahun 2026. Menurutnya, pihak dari Kementan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan lainnya sudah bergerak. "Tahun ini sudah mulai. Tetapi perlu dikoordinasikan lebih intensif. Kita akan mengkonsultasikan untuk digerakkan bersama sehingga outputnya lebih optimal," pungkasnya. (Rip)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal